refubliknews.com, || Tukka – Dalam upaya memperkuat mitigasi bencana dan mendorong pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Dr. Yayat Ruyat, M.Eng., beserta rombongan, Senin, 6 Juli 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada aksi penanaman 5.000 bibit tanaman produktif di kawasan perbukitan Lingkungan IX Kelurahan Hutanabolon Kecamatan Tukka. Jenis bibit yang ditanam meliputi durian, aren, mangga, jengkol, dan petai.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengawali sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas lahan di wilayah yang memiliki topografi lereng perbukitan.
“Penanaman pohon ini bukan sekadar simbolis, tetapi komitmen kita untuk menjaga lingkungan. Tapanuli Tengah yang memiliki wilayah perbukitan, yang harus dijaga dengan tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mampu menjaga keseimbangan ekosistem,” kata Masinton Pasaribu.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan komoditas yang berpotensi meningkatkan risiko bencana. Ia menekankan pentingnya membangun budaya mitigasi bencana sejak dini sebagai investasi bagi masa depan.
Sementara itu, Deputi Bidang Geoekonomi DPN, Dr. Yayat Ruyat, M.Eng., menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
“Dewan Pertahanan Nasional akan menyampaikan hasil pemantauan lapangan ini kepada Bapak Presiden melalui Menteri Pertahanan sebagai bahan strategis dalam penanganan pascabencana dan pembangunan berkelanjutan di Tapanuli Tengah,” jelas Dr. Yayat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut rombongan Dewan Pertahanan Nasional, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Plh. Camat Tukka, serta Tokoh Masyarakat, dan masyarakat Kecamatan Tukka.
RN/Sefri Fernando Siahaan/red






