PADI: Pelaporan AHY dan Ibas ke KPK Harus Berdasarkan Bukti, Bukan Opini Publik.

refubliknews.com,- Ketua Umum Pergerakan Aktivis Demokrasi Indonesia (PADI), Gokma Purba menyoroti langkah pelaporan terhadap Menteri Koordinator Infrastruktur (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan oleh DPP GHARIS.

PADI memandang langkah tersebut sebagai hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang – undang, namun ia menyayangkan jika hal tersebut dijadikan instrumen politik untuk membangun opini publik yang berpotensi merugikan nama baik seseorang.

Kami menghormati langkah tersebut sebagai hak yang dijamin oleh undang – undang, namun rasanya tak salah juga kalau kami menduga ada motif politik tertentu dibalik langkah pelaporan tersebut,

Kami menduga ini semacam mau dijadikan instrumen untuk menggiring opini publik, padahal publik juga mengetahui saat ini Mas AHY sebagai Menteri Koordinator dan Mas IBAS sebagai Wakil ketua MPR sedang fokus bekerja bersama Bapak Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur”, kata Gokma Purba selaku Ketua Umum PADI dalam keterangannya di Jakarta, (8/7/2026).

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya menghormati independensi KPK dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Sebaliknya PADI mengecam langkah pelaporan yang dilakukan DPP Gharis bilamana laporan tersebut tidak dilandasi dengan bukti yang memadai dan hanya bertujuan untuk menciptakan kegaduhan di ruang publik.

“Kami juga mengecam pelaporan terhadap Mas AHY dan Mas Ibas apabila laporan tersebut tidak didasarkan pada bukti yang memadai dan hanya bertujuan menciptakan kegaduhan di ruang publik”, ujar Gokma.

“Kami juga sepakat bahwa penegakan hukum harus dijaga marwahnya dan tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan politik apalagi digunakan untuk merusak citra baik seseorang”, tambah Gokma.

PADI menilai sejauh ini AHY dan Ibas adalah kedua tokoh nasional dengan rekam jejak kepemimpinan yang memadai serta sosok yang berintegritas, hal ini terlihat dari tanggung jawab dan amanah yang diemban oleh keduanya saat ini.

“Publik juga mengetahui bahwa Mas AHY memiliki latar belakang cemerlang di dunia militer dengan pangkat terakhir Mayor. Ia dikenal memiliki disiplin tinggi, dedikasi, dan loyalitas terhadap negara, dan saat ini dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo

Ia memegang peran strategis sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur, lalu mas Ibas dikenal sebagai politisi senior dan legislator yang sangat dekat dengan konstituen dibuktikan dengan terpilih selama 4 periode berturut – turut dan meraih suara tertinggi di dapilnya tentunya ini menjadi bukti bahwa rakyat menaruh harapan besar kepada kedua sosok tersebut”, ucap Gokma.

Terakhir PADI mendorong masyarakat dan elit politik untuk menghindari narasi yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan polarisasi di ruang publik, dan mengajak untuk saling bergotong royong mengawal serta mendukung Presiden Prabowo mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.

Sumber : Rosid Ketua DPD FWJI DKI Jakarta

RN/ Sulaeman /red

Pos terkait