Diskusi Kebangsaan Bulan Bung Karno dengan Tema “Revitalisasi Pancasila Untuk Membangkitkan Harga Diri Bangsa”

refubliknews.com,
Jakarta,-
Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia(DPP KNPI) telah mengadakan diskusi publik dengan tema “Revitalisasi Pancasila Untuk Membangkitkan Harga Diri Bangsa”.Acara berlangsung di Gedung Juang 45,Jalan.Menteng raya.no 31.Kecamatan ,Menteng.Jakarta Pusat.Sabtu(18-6-2022).

Acara di hadiri oleh Yudi Latif,pH.D.selaku Pemikir Kebangsaan.
LA ODE Umar Bonte selaku ketua umum KNPI.Eva K.Sundari,M.Si.selaku Direktur Sarinah Institut.Prof.Dr.Kari Lestari,S.Si.M.Si,Appt.selaku Direktur In Jabar UNPAD.

“Menurut La Ode Umar Bonte selaku Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia(Ketum KNPI),kalau infrastruktur yang di bangun oleh Bapak Jokowi sudah bagus.Namun yang di bangun melalui para menteri-menterinya saat ini masih banyak yang belum memahami.”Kalau saya lihat konsep yang di bangun oleh Bung Eric Tohir terkait dengan ekonomi kerakyatan tidak sebaik konsep yang di bangun oleh Bung Karno.”tutur La Ode ketika ditemui para awak media.

Konsep ekonomi yang paling kuat itu konsep BUMN.Konsep yang sebenarnya adalah konsep kerakyatan memanfaatkan untuk Bangsa ini.Perusahaan-perusahaan plat belerang seperti Antam kita hanya menguasai cuma 20%.Coba perusahaan-perusahaan nasional plat merah itu juga cuma menguasai 25%.Bangsa kita artinya belum berdikari.

Makanya saya katakan konsep ekonomi kita belum di fahami oleh menteri-menteri,khususnya Mentri BUMN”.Jelas La Ode.

Perlu dipahami ini harus di evaluasi,konsep perlu di perbaiki,konsep ekonomi kerakyatan,pendidikan
rusak moral,generasi muda ini akan dibawa kemana.Dengan agenda globalisasi dan vitalisasi yang kita hadapi sekarang.Masa depan pendidikan kita akan dibawa kemana.”tanya La Ode.

Pancasila tidak hanya sekedar ritual dengan konsep – konsep yang hanya berhenti di menara gading.Pancasila ini harus bisa operasi ke depan,mestinya kita harus sudah selesai memperbincangkan apa itu Pancasila dan harus bisa mengamalkan Pancasila.”ujar La Ode.

Pancasila itu harus sungguh-sungguh menjadi efektif,menjadi sakti.Jadi bukan hanya memperingati hari lahirnya Pancasila,tapi Pancasila harus efektif mewarnai kebijakan pembangunan,politik,ekonomi dan juga pendidikan.Jangan lagi masyarakat bicara historis tentang Pancasila,sedangkan makna dan arti Pancasila saja tidak memahami.”pungkas La ode.

RN/antoni/red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *