Dinas PPAPP, Puskesmas Duren Sawit Bersama Kodim 0505/JT Grebek Stunting

refubliknews.com,
Kodim 0505 – Duren Sawit – Jakarta timur,-
Dinas PPAPP DKI Jakarta melalui UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional bersama Dandim 0505/JT Kolonel Arm Yogo Widiatmoko, S.Sos.,M.Tr (Han) Gerebek Stunting dengan memberikan bantuan Kepada Keluarga Stunting di posyandu Rw. 011 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Rabu (06/07/2022).

Sebanyak 12 anak beresiko stunting diantaranya, Aythofir Hilwa, Arkhon Hamizan, Adiba Tluairo, Arsylo Alfiansyoh, Atthayo, Firgi Novalio, M.Arriel, Marwah Bilgis A, Nattan Qyas, Hovia Khalisa, Sofyan Sourt dan Wildan Prasetyo, didatangi kemudian dikumpulkan di Posyandu Rw. 011 untuk diberikan bantuan berupa susu, telur, beras dan makanan bergizi.

Hadir dalam kegiatan pemberian bantuan ini Dandim 0505/JT Kolonel Arm Yogo Widiatmoko, S.Sos.,M.Tr (Han), Kapten Inf Hadi Sasmungi Danramil Duren Sawit, Kompol Marbun Kapolsek Duren Sawit, Perwakilan Dinas PPAPP ibu Hasih, Puskesmas Pondok Kopi dr.Cahyo, Ketua Rw. 011 Ipit Purwanto, petugas Stunting Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, termasuk orang tua bersama anaknya yang berisiko stunting.

“Pada Giat pemberian bantuan tersebut Dandim 0505/JT mengatakan Stunting adalah gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak bagi si anak yang berisiko Stunting.

Ditambahkan Dandim, jika kondisi anak stunting tidak segera ditangani, akan berdampak buruk pada pertumbuhan anak. Diantaranya mempengaruhi pertumbuhan otak dan ketahanan tubuh anak terhadap suatu penyakit akan terganggu.

Di tempat yang sama, ahli Gizi dr.Cahyo dari Puskesmas Duren Sawit mengatakan, keutamaan Gizi diberikan mulai pada masa kehamilan sampai dengan masa usia anak dua tahun itu merupakan tingkat pertumbuhan, jadi mohon untuk mengikuti saran dan berperilaku hidup bersih dilingkungan masing-masing dan peduli dengan program pemberantasan stunting.

“Dalam mengatasi Stunting Semua pihak harus ikut bergerak tidak hanya mengandalkan Pemerintah. Sementara itu, Lurah Pondok Kopi M. Hardi S.TP berharap kepada Kader Posyandu Rw.11 Pondok Kopi untuk rutin melakukan pengecekan terhadap anak usia dibawah dua tahun. Jika ada gejala stunting segera laporkan untuk ditindaklanjuti penanganannya.

Sumber Kodim 0505/Jakarta timur

RN/edo lembang/red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *