Rumah Kayu di Sorkam Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

refubliknews.com.
TAPANULI TENGAH – Satu unit rumah semipermanen milik Adrianus Prawiro Aritonang (33) di Dusun IV, Desa Pahieme 1, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, ludes terbakar pada Rabu (10/6/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Kapolres Tapanuli Tengah melalui Plt. Kapolsek Sorkam, Iptu Affandi Hasibuan, menyampaikan bahwa kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah bersama istrinya sedang berada di sawah, sementara anak-anak mereka sedang bersekolah.

Mendapat informasi mengenai kebakaran tersebut, personel piket Polsek Sorkam langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kantor Camat Sorkam Barat dan segera menuju ke lokasi kejadian.

“Tim pemadam kebakaran bersama warga setempat dan personel kepolisian bergotong-royong memadamkan kobaran api hingga situasi benar-benar kondusif,” jelas Iptu Affandi.
Karena bangunan rumah berukuran 5×5 meter tersebut didominasi material kayu, api dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bagian bangunan.

Kebakaran ini juga berdampak pada tetangga korban, Rosmaida Hutagalung. Dua unit sepeda motor (Honda Vario dan Yamaha Jupiter) milik keluarganya yang terparkir di samping teras rumah ikut hangus terbakar. Jarak antara rumah korban dengan rumah tetangga di sisi kanan dan kiri diketahui memang cukup dekat, berkisar antara 2 hingga 3 meter.

Tim Inafis Satreskrim Polres Tapanuli Tengah telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kabel listrik bekas terbakar sepanjang kurang lebih 2 meter, sebatang kayu broti bekas terbakar, serta potongan seng rumah.

Berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi, dan barang bukti yang ditemukan, polisi menduga kuat bahwa penyebab kebakaran adalah korsleting atau arus pendek listrik. Menurut keterangan korban, stopkontak di ruang tengah rumah tersebut memang sempat mengalami kendala korsleting sekitar dua minggu sebelum kejadian.
RN/Sefri F.Siahaan/red

Pos terkait