Pengawas Lapangan Tekankan Kualitas Material dan Pengawasan Ketat pada Proyek Jalan Provinsi di Jagabaya

refubliknews.com, || Jagabaya, Parung Panjang, Kabupaten Bogor | Kamis, 11 Juni 2026 – Pengawas Lapangan Agus Baharudin menegaskan pentingnya penggunaan material dan peralatan yang sesuai spesifikasi dalam pelaksanaan proyek jalan provinsi di wilayah Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Dalam keterangannya, Agus Baharudin menekankan bahwa penggunaan Lapis Pondasi Agregat (LPA) yang memenuhi standar serta pemanfaatan alat modern seperti Gomaco menjadi bagian penting untuk memastikan mutu beton, ketebalan perataan, dan kualitas konstruksi sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan, saat ini juga dilakukan pekerjaan penghamparan dan pemadatan LPA pada STA 3+750 (KI) sebagai bagian dari tahapan persiapan struktur perkerasan jalan. Proses tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan standar teknis dan pengawasan yang ketat guna menghasilkan fondasi jalan yang kuat dan berkualitas.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan berada dalam pengawasan yang ketat, baik dari pengawas internal maupun lembaga pengawasan seperti Inspektorat, tim pemeriksa, hingga Tim PHO (Provisional Hand Over). Apabila hasil uji laboratorium menunjukkan mutu pekerjaan tidak memenuhi standar, maka terdapat konsekuensi berupa perbaikan hingga potensi dikenakan denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain pekerjaan jalan, progres pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah SMUN juga terus berjalan. Pekerjaan meliputi pemasangan struktur utama hingga tahap penyelesaian (finishing) pada bagian atas dan sisi kiri menggunakan material batu agar hasilnya lebih kuat dan rapi.

Agus Baharudin juga menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar dan peningkatan manfaat ekonomi di wilayah setempat.

Di akhir penyampaiannya, ia mengapresiasi peran serta media, LSM, organisasi masyarakat, dan seluruh pihak yang aktif memberikan masukan serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek. Menurutnya, kritik dan saran yang konstruktif menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi dan memastikan kualitas pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis. Seluruh proses, termasuk penghamparan dan pemadatan LPA, dilakukan sesuai standar yang berlaku. Semua masukan dari masyarakat, media, dan berbagai pihak akan menjadi bahan evaluasi demi menghasilkan pembangunan yang berkualitas, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Agus Baharudin.

RN/Subhan beno/red

Pos terkait