refubliknews.com,- Jakarta | Dunia pelayaran Indonesia kembali berduka, Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 rute Surabaya menuju Banjarmasin mengalami nasib naas, terbalik dan mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu, (13/9/ 2026) dini hari.
Kronologi perjalanan dan fakta kecelakaan bermula dari KM Virgo Transport 8 berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kapal bermuatan 243 orang (termasuk kru, sopir, kenek, dan mitra kerja, serta puluhan kendaraan juga barang ini hilang kontak dan terbalik sekitar pukul 02. 00 WITA setelah diancam cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Posisi Kapal Berdasarkan pantauan udara terlihat terbalik diperlukan air dan sempat bergeser akibat gelombang.

Status Evakuasi korban, korban ditemukan sebanyak 114 orang yang telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan, dengan korban selamat 108 orang, 6 orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 129 orang lagi masih dalam proses pencarian intensif oleh Basarnas yang mengerahkan puluhan Armada Laut.
Terkait musibah tersebut, Maritime Lawyer Spesialis dibidang Maritim dan Asuransi Kapal Nugraha Budi S. SH dalam statement mengatakan, “Dugaan sementara Penyebab Tenggelamnya KM Virgo Transport 8”, Kapal Virgo Transport 8 adalah (ex – Ferry Kurushima) dibangun pada tahun 1987 (39 tahun) di Jepang dengan panjang 119 Meter.
Kapal Roro Passenger 1987 umumnya belum Double Bottom, berdasarkan Permen No. 44 Tahun 2021 dan Kemenhub No. 65 tahun 2009 Kapal harus memenuhi syarat Stabilitas Kapal Utuh (Intact Stability) dan Stabilitas Kapal Bocor (Damaged Stability), perkiraan sementara Kapal terjadi kebocoran karena kelelahan material (Fatique Material) karena umur kapal dan kapal tidak memenuhi stabilitas kebocoran (Damaged Stability) yang dipersyaratkan, “demikian statement dari Nugraha Budi S. SH tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Sumber : Wulan Bendum FWJ Indonesia
RN/ Sulaeman /red






