refubliknews.com, || Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai program Makan Bergizi Gratis MBG merupakan program hebat yang tidak boleh diganggu karena menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus penyerap hasil produksi peternak rakyat.
Pernyataan itu disampaikan saat Kunjungan Kerja di Gudang Sewa BULOG Komplek Pergudangan Bumi Maspion, Surabaya, Rabu 13/5/2026.Amran menyebut MBG berfungsi sebagai offtaker atau penyerap produksi pangan masyarakat, termasuk telur ayam ras dari peternak lokal.
Menurutnya, program ini membantu menjaga kestabilan harga di tingkat peternak saat produksi melimpah. “Jadi MBG ini jangan diganggu. Ini adalah motor penggerak ekonomi di desa,” tegasnya.
“Inilah hebatnya MBG. MBG itu adalah offtaker,” lanjutnya.Untuk memperkuat penyerapan, pemerintah telah meminta Badan Gizi Nasional BGN menambah frekuensi konsumsi telur dalam MBG. Jika sebelumnya diberikan satu kali dalam seminggu, kini direncanakan menjadi dua kali sepekan. Amran optimistis kebijakan ini akan meningkatkan serapan telur ayam ras dalam waktu dekat, mengingat program menjangkau 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Selain membahas MBG, Amran juga menyinggung pengawasan distribusi pangan nasional. Ia meminta Satgas Pangan menindak tegas pihak yang memainkan distribusi maupun harga bahan pokok, termasuk minyak goreng. Pemerintah tidak memberikan toleransi terhadap praktik spekulasi yang merugikan masyarakat.
“Sudah 76 tersangka. Dan enggak ada kompromi,” tegas Amran, seraya mengajak media ikut mengawasi dan melaporkan dugaan praktik mafia pangan di lapangan.
RN/Raffa Christ Manalu/red






