Donor Darah Rangkaian Peringatan HUT ke-15 Partai NasDem bekerja sama dengan PMI

refubliknews.com, -|| PURWAKARTA — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang jatuh pada 11 November 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Purwakarta menggelar aksi sosial donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat Partai NasDem Purwakarta ini berjalan lancar dengan mengusung semangat “NasDem Berbudaya, NasDem Bugar”.

Ketua DPD Partai NasDem Purwakarta, Yadi Rusmayadi (Aay), menjelaskan bahwa donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian puncak peringatan HUT partai. Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah diawali dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, para pendahulu, serta pejuang partai yang telah wafat.

“Selain itu, kami sebelumnya juga menggelar nikah massal, berbagai turnamen olahraga termasuk bola voli di Lapangan Bungursari, serta pementasan seni. Ini adalah bentuk kepedulian nyata partai agar tidak hanya hadir saat momentum politik saja,” ujar Yadi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang OKK DPW Partai NasDem Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Purwakarta, Luthfi Bamala, Ketua Fraksi NasDem Elthon Brameista, jajaran anggota fraksi, pengurus DPD, DPC, serta masyarakat umum.

Standar Kesehatan Ketat dari PMI

Dalam pelaksanaannya, Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Purwakarta melibatkan tim medis yang dipimpin oleh dr. Fatah Hidayat. Setiap calon pendonor diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan, meliputi pengecekan kadar hemoglobin (Hb) dan tekanan darah.

dr. Fatah menjelaskan, terdapat sejumlah kriteria medis yang harus dipenuhi pendonor demi keamanan bersama. Pendonor harus dalam kondisi sehat, tidak batuk, tidak sedang mengonsumsi obat-obatan, serta tidak sedang hamil, menyusui, atau menstruasi bagi perempuan. Sementara bagi laki-laki, disyaratkan memiliki waktu tidur minimal 4 jam sebelum mendonor.

“Hemoglobin dan tensi darah diperiksa untuk memastikan kelayakan. Standar tekanan darah yang layak donor berada pada sistolik 100–170 mmHg dan diastolik 70–100 mmHg,” terang dr. Fatah.

Sebagai bentuk apresiasi dan pemulihan stamina, panitia menyediakan makanan ringan serta susu bagi para pendonor yang berhasil menyumbangkan darahnya.
Salah satu pendonor asal Purwakarta, Nur (56), mengaku tubuhnya terasa lebih bugar setelah mendonorkan darah. Ia rutin mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali.

“Senang bisa berpartisipasi untuk sesama yang membutuhkan. Badan jadi lebih segar, semoga bisa terus rutin dan membawa manfaat bagi kesehatan diri sendiri maupun orang lain,” ungkap Nur.

RN/Laela/red

Pos terkait