Gubernur DKI Resmikan Kolong Flyover Susukan-Ciracas Jadi Arena Olahraga

refubliknews.com,- Jakarta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Arena Ring Tinju dan Skatepark di kolong flyover Susukan-Ciracas, Senin (18/5/2026).

Peresmian dihadiri Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.

Pembangunan arena olahraga merupakan langkah konkret untuk menyalurkan energi remaja terutama komunitas tinju dan skateboard untuk beraktivitas positif dan berprestasi melalui olahraga.

Fasilitas juga diharapkan memperkuat soliditas dan solidaritas pemuda melalui pembinaan terpadu guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sekaligus menekan potensi tawuran pemuda melalui pendekatan sportivitas.

Hadirnya sarana olahraga tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Gubernur Pramono Anung.

Dari hasil perbincangannya dengan Walikota dan para kelompok pemuda seperti genk Amerika, Inggris, Barat dan sebagainya, ia melihat ada indikasi penurunan tawuran.

Mengingat efektivitas ruang olahraga terrsebut dalam meredam konflik jalanan, Gubernur secara spontan mengumumkan rencana untuk mendirikan fasilitas serupa di kawasan Kampung Melayu guna memperluas jangkauan pembinaan pemuda di area rawan lainnya di Jakarta Timur.

“Kurang lebih seperti ini juga. Mudah-mudahan itu memberikan manfaat bagi anak-anak muda yang ada di Jakarta Timur, supaya energinya tersalurkan melalui tempat-tempat seperti ini, sehingga lebih produktif.

Tidak lagi tawuran, mengurangi perkelahian di jalanan, dan mudah-mudahan mereka bisa terlibat dalam menjaga Jakarta,” kata Gubernur DKI.

Gubernur menekankan pengelolaan area dilakukan bersama komunitas setempat untuk menjamin transparansi dan mencegah praktik pungutan liar.

Seluruh fasilitas latihan maupun pertandingan dipastikan gratis bagi masyarakat, sementara regulasi kesejahteraan untuk para pelatih profesional akan dikoordinasikan lebih lanjut pihak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Inisiatif hadirnya arena tinju dan skatepark di kolong flyover Susukan -Ciracas berangkat dari keprihatinan atas tingginya angka tawuran di Jakarta Timur.. Sepanjang 2025, tercatat ada 132 kasus tawuran yang terjadi di beberapa lokasi.

Dua fasilitas olahraga yang dibangun merupakan hasil kolaborasi semua pihak. Melibatkan Pemerintah DKI Jakarta, swasta dan komunitas.

Ring tinju dibangun hasil swadaya masyarakat dan mulai digunakan pada Januari 2026 lalu. Area ring tinju mencapai luas 247 meter per segi, dengan panjang 9,5 meter dan lebar 9,5 meter. Aktivitas tinju dibina langsung komunitas tinju profesional.

Sebelum area ring tinju dibangun, skatepark kolong flyover Susukan -Ciracas sudah terlebih dahulu ada. Skatepark dibangun pada 21 Oktober 2019, dan sudah digunakan sejak 2020.

Area olahraga berstandar internasional, hasil kerjasama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini

Dinas Bina Marga dan LABSKATE mencapai luas 1.164 meter per segi.

Sejak berdiri, tempat ini telah menjadi magnet bagi para atlet skateboard lokal hingga internasional , serta ramah bagi komunitas BMX, inline skate, dan otopet.

Diharapkan kedua arena olahraga bisa memberikan dampak positif untuk meredam tawuran di Jakarta Timur.

Dari data terakhir hingga Mei 2026, angka tawuran di Jakarta Timur tercatat 17 kejadian.

Pembangunan arena olahraga merupakan implementasi dari Misi Gubernur Provinsi DKI Jakarta melalui Satgas Jaga Jakarta sesuai Keputusan Gubernur Nomor 997 Tahun 2025.

Satgas tersebut difokuskan untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap gangguan keamanan serta mempercepat penanganan situasi darurat di ibu kota.

Sementara itu, Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, dalam paparannya menjelaskan, ide lahirnya pembangunan ring tinju berawal dari ruang diskusi antara dirinya dengan forum pemuda pada akhir Desember 2025.

Dari hasil pertemuan, ia memilih arena prestasi sebagai solusi persuasif dibandingkan sekadar edukasi atau solusi.

“Pemilihan lokasi di kolong flyover Susukan-Ciracas dinilai sangat strategis karena kawasan tersebut sebelumnya merupakan salah satu titik berkumpulnya para pemuda dan terindikasi rawan tawuran.

Kini, ego dan energi besar para pemuda tidak lagi disalurkan di jalanan, melainkan dipindahkan ke dalam ring tinju resmi dan arena skatepark,” jelasnya.

Untuk memastikan pembinaan berjalan optimal, secara khusus Pemkot Jakarta Timur menggandeng komunitas tinju profesional.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaring dan mencetak atlet-atlet baru berbakat langsung dari lingkungan sekitar.

Fasilitas olahraga tinju dan skatepark juga diharapkan membawa dampak positif bagi keamanan wilayah, khususnya di Kecamatan Pasar Rebo dan Ciracas.

Sekaligus bisa memicu para pemuda untuk membuktikan nyali mereka lewat jalur prestasi demi nama baik Jakarta, bukan lagi melalui aksi tawuran di jalanan.

Di sisi lain, pemanfaatan kolong flyover Susukan-Ciracas ini tidak hanya mempercantik estetika kota, tetapi juga menghidupkan ekosistem olahraga komunitas. Mengoptimalkan ruang publik yang selama ini pasif menjadi area yang produktif.

Turut hadir kegiatan otersebut, Anggota DPRD Komisi A DKI Jakarta Manuara Siahaan, Anggota DPRD Komisi B DKI Jakarta Ryan Kurnia Ar Rahman, Anggota DPRD Komisi E KH.Muhammad Thamrin, Kepala Dinas Olahraga Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah, Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Timur Essie Feransie Munjirin.

RN / Gusdin / red

Pos terkait