PSDA Sumut dan Komisi IV DPRD Batubara Tinjau Dam Sidalu Dalu, Debit Air Sungai Gambus Turun 20-30 Persen

refubliknews.com ,- II Batubara-
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui PSDA Sumut bersama UPTD PSDA Bah Bolon, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Utara, unsur pimpinan DPRD Batu Bara, Komisi IV DPRD Batu Bara, PT Inalum, rekanan dan konsultan proyek serta masyarakat terdampak turun langsung meninjau kondisi Dam Sumanggar-Dam Sidalu Dalu di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Rabu (12/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan implementasi hasil kesepakatan rapat yang sebelumnya digelar di kantor PSDA Sumatera Utara di Medan terkait penanganan proyek di sekitar Dam Sumanggar-Dam Sidalu Dalu.

Proyek tersebut sebelumnya berdampak terhadap aliran air di hilir Sungai Gambus akibat pengalihan debit air. Kondisi itu menyebabkan sekitar 150 hektare areal pertanian, termasuk tanaman cabai dan padi di Desa Gambus Laut, terendam dan terancam gagal panen.

Dalam penanganan darurat, PSDA Sumut menginstruksikan tiga langkah konkret, yakni normalisasi, rekayasa aliran air, serta pemasangan sheet pile atau sandbag pada titik-titik yang dianggap diperlukan untuk mengendalikan dan mengarahkan aliran air.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat surutnya genangan sekaligus mencegah air kembali meluas ke areal pertanian maupun permukiman warga.

Dalam peninjauan itu hadir Kepala Bidang Perencanaan PSDA Provinsi Sumut Ihsanul Fatta, Kepala UPTD PSDA Bah Bolon, Syahrial Efendi,
beserta jajaran Dinas Pengairan PU Provinsi UPT Batu Bara, Sadikin Sumarno.

Dari DPRD Batu Bara hadir Ketua DPRD M. Safii, Wakil Ketua Tengku Rodial, Ketua Komisi IV Sarianto Damanik, Wakil Ketua Komisi IV Ismar Komri, serta sejumlah anggota Komisi IV lainnya, jalasmar Sirinjak, Safii, Suriadi, M Ridwan.

Turut hadir Kadis PUTR Batubara Budi Sinaga, kelompok tani Gambus Laut, aparatur Desa Gambus Laut dan Desa Kuala Indah, perwakilan PT Inalum, rekanan serta konsultan proyek pengerjaan Dam Sidalu Dalu.

Ketua Komisi IV DPRD Batu Bara Sarianto Damanik didampingi Wakil Ketua Komisi IV Ismar Komri kepada Sumutpos. mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan langsung, penanganan persoalan banjir mulai menunjukkan perkembangan positif.

Instruksi Kepala UPTD PSDA Bah Bolon kepada tiga rekanan dan konsultan proyek untuk melakukan langkah penanganan juga telah berjalan.

Menurut Ismar Komri, tindakan konkret yang dilakukan rekanan berupa normalisasi dan rekayasa aliran air, termasuk pemasangan sheet pile atau sandbag di sejumlah titik, sudah mulai memberikan dampak.

” tindakan nyata berupa normalisasi dan rekayasa aliran air, termasuk pemasangan sheet pile atau sandbag pada titik yang diperlukan untuk mengendalikan dan mengarahkan aliran air telah dilakukan. Namun, tetap dimonitor perkembangannya,” ujar Ismar.

Ia menyebut, berdasarkan pantauan PSDA Sumut, debit air di hilir Sungai Gambus Laut mulai mengalami penurunan sekitar 20 hingga 30 persen setelah dilakukan rekayasa aliran.

“Ya, kondisi hari ini seperti pantauan PSDA Sumut, dengan rekayasa aliran air sudah mulai terjadi penurunan debit air di hilir Sungai Gambus Laut sekitar 20-30 persen. Ini tahap awal. Mudah-mudahan kondisi ini tetap demikian dan terus dipantau perkembangannya,” katanya.

Ismar juga menekankan agar pembangunan proyek tidak menimbulkan dampak baru terhadap masyarakat. Menurutnya, setiap langkah pengerjaan harus melalui kajian yang komprehensif dengan memperhatikan aspirasi DPRD Batu Bara, masyarakat petani Gambus Laut maupun masyarakat Desa Kuala Indah.

Masukan tersebut, kata dia, penting disampaikan kepada pihak rekanan agar pengerjaan proyek tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

Selain itu, Ismar berharap Pemkab Batu Bara dan DPRD Batu Bara tetap mengawal kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya.

Meski kalender kerja proyek mencapai 180 hari, ia meminta pengerjaan Dam Sidalu Dalu dapat dimaksimalkan mengingat kondisi saat ini memasuki masa menjelang musim hujan.

“Kalau boleh, dikerjakan maksimal siang dan malam, dibantu penerangan dalam pengerjaannya,” tegas Ismar Komri yang juga Ketua Fraksi Karya Pembangunam Nasional (KPN) DPRD Batubara

Ismar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil langkah konkret dalam penanganan dampak pengalihan aliran air tersebut.

Ia berharap langkah yang dilakukan PSDA Sumut bersama seluruh pihak menjadi solusi bersama terhadap kompleksitas pengerjaan proyek di sekitar Dam Sumanggar dan Dam Sidalu Dalu.

Sementara itu, Sarianto Damanik mengatakan tiga langkah darurat yang dilakukan sesuai instruksi UPTD PSDA Bah Bolon diharapkan dapat terus mengurangi genangan yang sebelumnya merendam sekitar 150 hektare lahan pertanian di Desa Gambus Laut.

“Ya, kondisi hari ini seperti pantauan PSDA Sumut, dengan rekayasa aliran air telah terjadi penurunan debit air di hilir Sungai Gambus Laut sekitar 20-30 persen. Ini tahap awal. Tentunya, kondisi ini tetap dimonitor perkembangannya,” pungkasnya.

Keterangan gambar
Kepala Bidang Perencanaan PSDA Provinsi Sumut Ihsanul Fatta dan Kepala UPTD PSDA Bah Bolon, Syahrial Efendi bersama Ketua DPRD Batubara M Safii, Ketua Komisi IV DPRD Batubara Sarianto Damanik dan Wakil Ketua Ismar Komri saat meninjau Dam Sumanggar-Dam Sidalu Dalu, di desa Tanah Rendah, Kec. Air Putih batubara, Rabu(12/8/2026).

RN/ holong /red

Pos terkait