Polisi Siagakan 269 Personel untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPR RI

Jakarta Pusat – Pada hari Rabu, 24 Juni 2026, jajaran Kepolisian melaksanakan apel kesiapan dalam rangka pelayanan dan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di kawasan Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Apel dilaksanakan pada pagi hari sebagai bentuk kesiapsiagaan personel guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran kegiatan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya secara damai sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan apel dipimpin oleh Kapolsubsektor Palmerah, Iptu Sandy Purnama, dan diikuti oleh personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek Metro Tanah Abang. Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan persuasif dalam memberikan pelayanan kepada para peserta aksi. Selain itu, seluruh anggota juga diingatkan untuk tetap menjaga disiplin, tidak melakukan tindakan yang dapat memicu eskalasi situasi, serta senantiasa mengutamakan keselamatan masyarakat dan personel yang bertugas di lapangan.

Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat dua kelompok massa yang akan melaksanakan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum di kawasan Gedung MPR/DPR/DPD RI. Kelompok pertama berasal dari Jaringan Pergerakan Mahasiswa Nusantara dengan jumlah massa sekitar 15 orang. Selanjutnya, kelompok kedua berasal dari Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Cabang Jakarta Selatan dengan jumlah massa sekitar 20 orang.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan tersebut, telah disiapkan kekuatan pengamanan sebanyak 269 personel yang terdiri dari berbagai satuan fungsi. Personel BKO Polda Metro Jaya menjadi unsur terbesar dalam pelaksanaan pengamanan, meliputi Dit Intelkam sebanyak 4 personel, Dit Reskrimum 15 personel, Dit Reskrimsus 10 personel, Dit Resnarkoba 10 personel, Dit Ressiber 5 personel, Dit Samapta (Dalmas) sebanyak 75 personel, Sat Brimob dengan kekuatan PHH sebanyak 100 personel, Dit Lantas 10 personel, Dit Pamobvit 20 personel, serta Bid Propam sebanyak 4 personel. Selain itu, Polres Metro Jakarta Pusat turut memperkuat pengamanan melalui personel Sat Intelkam, Sat Samapta/Dalmas, dan Sat Lantas dengan jumlah keseluruhan 11 personel. Sementara itu, Polsek Metro Tanah Abang menurunkan 5 personel yang dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Palmerah.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan menempatkan personel pada titik-titik strategis di sekitar Gedung MPR/DPR/DPD RI, termasuk jalur kedatangan massa, area penyampaian aspirasi, serta akses keluar masuk kawasan objek vital nasional tersebut. Personel lalu lintas juga disiagakan untuk mengatur arus kendaraan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi akibat kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

Selain melaksanakan pengamanan terbuka, jajaran kepolisian juga melakukan koordinasi dengan koordinator lapangan dari masing-masing kelompok massa guna memastikan kegiatan berlangsung tertib dan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Langkah-langkah preventif dan deteksi dini terus dilakukan oleh personel intelijen untuk memantau perkembangan situasi serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Secara umum, pelaksanaan apel kesiapan pengamanan berlangsung dengan tertib dan lancar. Seluruh personel yang terlibat telah menempati ploting tugas masing-masing sesuai dengan rencana pengamanan yang telah ditetapkan. Hingga kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Gedung MPR/DPR/DPD RI terpantau dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Kepolisian akan terus melakukan pemantauan serta pengamanan hingga seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat di muka umum selesai dilaksanakan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bahwa seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan persuasif dalam memberikan pelayanan kepada para peserta aksi. Selain itu, seluruh anggota juga diingatkan untuk tetap menjaga disiplin, tidak melakukan tindakan yang dapat memicu eskalasi situasi, serta senantiasa mengutamakan keselamatan masyarakat dan personel yang bertugas di lapangan.

Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo menambahkan bahwa Kepolisian menegaskan akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjamin hak warga negara dalam menyampaikan pendapat secara aman, tertib, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pos terkait