Jakarta.
Jumat.31/7/2026
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melalui anak usahanya, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Lepas Pantai Bunyu (LPB), terus memperkuat upaya pencarian cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru di Kalimantan Utara.
Langkah tersebut diwujudkan melalui sosialisasi rencana pengeboran Sumur Eksplorasi Tingkilan-001 yang digelar di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, sebagai bagian dari strategi mendukung ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan investasi sektor hulu migas.
Kegiatan yang berlangsung itu dihadiri Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), unsur Forkopimda, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam forum tersebut, PHE LPB memaparkan rencana teknis pengeboran, aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta komitmen perusahaan menjalankan proyek sesuai regulasi yang berlaku.
Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Dony Indrawan, menegaskan bahwa komunikasi terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama sebelum proyek eksplorasi dimulai.
“Kami senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat, dalam menjalankan proyek investasi hulu migas, sehingga dapat dijalankan dengan selamat, andal, patuh, dan berkelanjutan,” ujar Dony, dalam keterangan rilis. Jumat (31/7/2026).
Eksplorasi Sumur Tingkilan-001 merupakan bagian dari program kerja PHE LPB di Wilayah Kerja (WK) Maratua yang ditujukan untuk mengonfirmasi potensi kandungan hidrokarbon pada Formasi Menumbar.
Pengeboran dilakukan berdasarkan hasil kajian geologi, interpretasi data seismik, serta kemiripan karakteristik dengan sejumlah sumur eksplorasi di wilayah sekitarnya.
Menurut Dony, investasi eksplorasi yang dilakukan PHI menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.
Ia menjelaskan, melalui berbagai proyek eksplorasi di Kalimantan, PHI terus berupaya menemukan sumber daya baru untuk menambah cadangan migas nasional sekaligus mempertahankan produksi energi Indonesia dalam jangka panjang.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyambut positif pelaksanaan eksplorasi tersebut.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara, H. Sapi’I, menilai proyek ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka peluang investasi serta memberikan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah siap mendukung seluruh tahapan proyek agar berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.n seluruh kegiatan hulu migas dilaksanakan sesuai ketentuan dengan mengedepankan keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan keterbukaan informasi kepada publik.
Sebagai bagian dari persiapan proyek, PHE LPB juga telah menerima dokumen Hak Guna Usaha (HGU) atas lahan lokasi pengeboran dari PT Bulungan Citra Agro Persada (BCAP) pada 23 Juli 2026 di Jakarta.
Lokasi pengeboran Sumur Tingkilan-001 berada di area perkebunan milik PT BCAP.
Direktur PT BCAP, Bambang Sulis, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan eksplorasi yang dijalankan Pertamina karena dinilai menjadi bagian dari kepentingan strategis negara dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Sementara itu, Assistant Manager Land Matters & Formalities PHI, Adi Suryana, mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan PT BCAP sehingga proses pemanfaatan lahan dapat berjalan lancar dan mendukung pelaksanaan eksplorasi sesuai jadwal.
PHE Lepas Pantai Bunyu merupakan bagian dari Zona 10 Subholding Upstream Regional 3 PT Pertamina Hulu Indonesia.
Selain menjalankan aktivitas eksplorasi dan produksi migas bersama SKK Migas, perusahaan juga melaksanakan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, serta tanggap bencana sebagai bagian dari komitmen mendukung pemberdayaan masyarakat dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Dengan dukungan pemerintah, SKK Migas, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, eksplorasi Sumur Tingkilan-001 diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang mampu memperkuat cadangan migas Indonesia sekaligus memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi Kalimantan Utara.
Penutup.
RN/ Sulaeman /red






