Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan lintasan massa aksi unjuk rasa (unras) di kawasan Traffic Light (TL) Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar di tengah aktivitas penyampaian pendapat di muka umum. Senin (4/5/2026)
Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolsek Metro Menteng, Kompol Bambang Santoso, dengan melibatkan kekuatan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek Metro Menteng. Total sebanyak 49 personel diterjunkan ke lokasi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk kemacetan, gesekan antar kelompok, hingga gangguan ketertiban umum lainnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara humanis dan persuasif, serta memberikan imbauan kepada massa aksi agar tetap tertib, tidak mengganggu pengguna jalan, dan menyampaikan aspirasi secara damai sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Personel juga ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan jalur utama tetap dapat dilalui kendaraan, khususnya pada jam sibuk aktivitas masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengawal setiap kegiatan masyarakat, termasuk aksi unjuk rasa, dengan pendekatan profesional dan humanis. Ia menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami pastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Kombes Pol Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menambahkan bahwa seluruh personel telah diberikan arahan untuk mengedepankan pendekatan persuasif serta menghindari tindakan yang dapat memicu eskalasi di lapangan. Ia juga mengapresiasi kerja sama semua pihak sehingga kegiatan pengamanan berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.
“Alhamdulillah, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Ini berkat sinergi yang baik antara aparat dan masyarakat, termasuk massa aksi yang kooperatif dalam menyampaikan aspirasi secara damai,” ungkap AKBP Braiel.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, situasi di sekitar TL Kebon Sirih kembali normal dan arus lalu lintas berjalan lancar. Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga ketertiban serta menghormati hak dan kewajiban masing-masing dalam kehidupan bermasyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






