refubliknews.com, || Bogor – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Parung Panjang menggelar kegiatan pengajian bulanan yang berlangsung di Aula Kepala Desa Kabasiran H. Jajang Atmaja, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Kamis (21 Mei 2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI Kecamatan Parung Panjang beserta jajaran pengurus, unsur Muspika Kecamatan Parung Panjang, Ketua KUA Kecamatan Parung Panjang, para Ketua MUI Desa, BKMT Parung panjang, Muslimat NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Parung Panjang.
Pengajian bulanan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan umaro dalam menjaga kondusivitas wilayah serta pembinaan umat di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, pihak MUI Kecamatan Parung Panjang menegaskan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi antara para ulama, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan pembinaan keagamaan, kegiatan tersebut juga membahas persoalan kenakalan remaja, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba yang dinilai perlu mendapat perhatian serius bersama.
Ketua MUI Kecamatan Parung Panjang menyampaikan bahwa penanganan tawuran dan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, mulai dari keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, hingga pemerintah.
“Sinergi antara ulama dan umaro sangat penting dalam menjaga moral generasi muda serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, damai, dan religius,” ujar salah satu pengurus MUI dalam kegiatan tersebut.
Dengan terselenggaranya pengajian bulanan ini, diharapkan hubungan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat semakin solid dalam membangun Kecamatan Parung Panjang yang harmonis, religius, serta terbebas dari pengaruh negatif tawuran dan narkoba.
RN/Subhan beno/red






