refubliknews.com, – Purwakarta || Hajat Lembur sebagai tradisi adat masyarakat Jawa Barat kembali dilestarikan melalui perayaan Hajat Bumi Milangkala ke-45 Desa Linggamukti, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Rabu 20/5. Tradisi ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen dan keberkahan hidup, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga. Prosesi diisi dengan doa bersama, arak-arakan dongdang berisi hasil bumi, dan berbagai pertunjukan seni tradisional yang memadati jalan desa.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein memberikan apresiasi tinggi dan mendorong lebih banyak desa menyelenggarakan kegiatan serupa. Ia menekankan pentingnya Hajat Bumi sebagai pengingat sejarah berdirinya desa serta perjuangan para leluhur. “Bayangan cangkul yang membelah tanah, keringat yang membasahi dahi, dan semangat juang yang membara tergambar jelas dalam setiap cerita yang terlontar,” ujar Om Zein. Menurutnya, perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan manifestasi rasa syukur atas anugerah dan warisan nilai luhur yang dijaga turun-temurun.
Kepala Desa Linggamukti Toto Iskandar menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi. Dongdang yang berisi hasil bumi diarak sepanjang jalan desa dan disaksikan warga sebagai wujud kebersamaan serta pelestarian budaya lokal. Rangkaian acara dilanjutkan malam hari dengan hiburan rakyat di Lapangan Linggajati yang dihadiri ribuan masyarakat.
Om Zein juga mengajak generasi muda merenungkan perjuangan pendahulu yang membangun desa dengan peralatan seadanya dan semangat gotong royong. Ia berharap Hajat Bumi terus menjadi perekat yang menghimpun seluruh elemen masyarakat dalam satu ikatan persaudaraan kuat. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus melestarikan nilai budaya dan tradisi Sunda bagi generasi mendatang.
RN/Raffa Christ Manalu/red






