Mahasiswa Demo di Simpang Lima Senen, Polisi Amankan 4 Ban Bekas

refubliknews.com, || Jakarta – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Simpang Lima Senen, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026) sore. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah, mulai dari program Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) hingga Badan Gizi Nasional (BGN).
Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro memimpin langsung pengamanan aksi yang melibatkan 28 personel gabungan. Sebelum aksi berlangsung, jajaran Polsek Senen menggelar apel pengamanan pada pukul 11.40 WIB dengan menekankan pendekatan humanis dan persuasif kepada para peserta aksi.

Massa aksi yang dipimpin Muhammad Dafa tiba di lokasi sekitar pukul 15.52 WIB. Setibanya di Simpang Lima Senen, petugas kepolisian langsung mengamankan empat ban bekas yang dibawa massa guna mengantisipasi potensi pembakaran ban yang dapat mengganggu ketertiban umum dan arus lalu lintas.

Selanjutnya, peserta aksi diarahkan untuk menyampaikan aspirasi di area taman Simpang Lima Senen yang telah disiapkan oleh petugas. Polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal selama aksi berlangsung.
Dalam orasinya, massa menilai sejumlah kebijakan pemerintah belum memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Mereka menyoroti Program Koperasi Desa Merah Putih (KOPDES) yang dinilai belum menjawab kebutuhan riil masyarakat desa serta meminta evaluasi terhadap kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN).

Selain isu ekonomi, massa juga mengangkat persoalan demokrasi dan supremasi sipil. Mereka menyampaikan kekhawatiran terhadap perluasan kewenangan aparat negara, mendorong penguatan akuntabilitas penegak hukum, serta menolak substansi revisi Undang-Undang Kepolisian yang dianggap berpotensi memperluas kewenangan tanpa mekanisme pengawasan yang memadai.
Sekitar pukul 16.08 WIB, koordinator lapangan sempat meminta izin untuk berorasi di tengah Simpang Lima Senen. Namun, permintaan tersebut tidak diperkenankan petugas karena berpotensi mengganggu arus lalu lintas yang cukup padat di kawasan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan penyampaian pendapat masih berlangsung dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, sementara arus lalu lintas di sekitar Simpang Lima Senen tetap dapat berjalan meski mengalami perlambatan sesaat akibat konsentrasi massa aksi.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

RN/Indah/red

Pos terkait