Kolaborasi Jasa Raharja-Kemenaker Dorong Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas

refubliknews.com,- Jakarta – PT Jasa Raharja terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas di Indonesia.

Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui audiensi antara Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Ariyandi, dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, yang berlangsung di Jakarta pada Senin (15/6/2026).

Pertemuan ini membahas peluang sinergi antara PT Jasa Raharja dan Kementerian Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kepatuhan serta kesadaran keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari perlindungan pekerja. Kedua pihak menilai bahwa keselamatan pekerja tidak hanya menjadi tanggung jawab di lingkungan kerja, tetapi juga mencakup perjalanan menuju dan dari tempat kerja yang memiliki risiko kecelakaan lalu lintas cukup tinggi.

Dalam diskusi tersebut, Ariyandi menyampaikan bahwa pekerja merupakan salah satu kelompok masyarakat dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui edukasi, sosialisasi, dan kampanye keselamatan berlalu lintas agar para pekerja semakin memahami pentingnya perilaku berkendara yang aman dan tertib.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, kami berharap dapat memperluas jangkauan edukasi keselamatan kepada para pekerja di berbagai sektor sehingga mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar Ariyandi.

Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, menyambut baik inisiatif yang diusung Jasa Raharja. Menurutnya, perlindungan pekerja harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk memperhatikan aspek keselamatan selama perjalanan sehari-hari yang menjadi bagian dari aktivitas pekerja.

Kementerian Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja sepakat bahwa penguatan budaya keselamatan perlu terus ditanamkan melalui berbagai program edukatif yang melibatkan perusahaan, pekerja, serta pemangku kepentingan terkait. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja dan mobilitas yang lebih aman, produktif, serta mendukung target nasional dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara kedua institusi dalam merumuskan program-program strategis yang berfokus pada peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas bagi pekerja. Melalui sinergi tersebut, diharapkan tercipta ekosistem keselamatan yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi masyarakat pekerja di Indonesia.

RH/ Gusdin /red

Pos terkait