Kemacetan Kerap Terjadi di Jalan Marunda Sebabkan Aktivitas Bongkar Muat Kontainer menuju Depo yang Kelebihan Kouta

refubliknews.com,- Jakarta – Aktivitas bongkar muat di depo kontainer PT Global Terminal Marunda kerap menjadi pemicu kemacetan parah di Jalan Raya Cilincing arah Cakung dan sebaliknya arah menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 6/5/2026


Bahkan Jalan Arteri Marunda di dua sisi jalan sering terjadi kemacetan parah dan diakibatkan aktifitas bongkar muat di depo container Global Terminal Marunda di Kawan Berikat Nusantara (KBN) Marunda.

Ratusan truk trailer atau gandengan yang membawa kontainer yang berukuran besar serta kendaraan pribadi terjebak kemacetan yang mengular dari Jalan Raya Cilincing mulai dari prapatan lampu merah Jaya, Koja, menuju prapatan lampu merah Kebon Baru Cilincing Jalan Raya Cacing menuju Cakung dan menuju KBN Marunda hingga Jalan Arteri Marunda menuju Kawasan Marunda Center.

Para sopir truk kontainer mengeluhkan antrean panjang yang terjadi hampir setiap hari akibat kegiatan bongkar muat kontainer di depo petikemas PT Global Terminal Marunda pada saat truk mengembalikan empty kontainer ke depo.
Hengki, seorang sopir truk kontainer mengatakan, kemacetan panjang kerap terjadi akibat bongkar muat di depo container PT Global Terminal Marunda di wilayah KBN Marunda.

“Kemacetan ini sangat berdampak langsung terhadap kegiatan usaha, ritase menjadi sedikit, kesehatan dan keamanan sopir terganggu dan mobil juga terganggu,” ujar Hengki Sabtu (6/6/2026).

Ia berharap agar Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta harus menerapkan kebijakan yang ketat terhadap pengusaha depo kontainer untuk mengurangi kemacetan parah di Jalan Raya Cacing, Jalan Raya Cilincing hingga Jalan Arteri Marunda sepanjang Kawasan KBN Marunda menuju Kawasan Marunda Center.

Menurutnya sangat penting adanya kuota maksimal penerimaan container setiap depo dan harus ada ketersediaan peralatan cadangan di setiap depo jika tiba-tiba rusak. “Diberikan sangsi tegas kepada depo menanggung kerugian jika terjadi antrian panjang,” katanya seraya menyampaikan keluhan para sopir truk di Jakarta.

Dishub Jakarta, mestinya turun tangan, dan segera mengevakuasi perijinan depo petikemas. Mengingat tak sedikit depo petikemas yang belum memenuhi syarat peraturan sudah beroperasi.

Untuk diketahui bahwa hampir setiap hari pemandangan kemacetan truk kontainer terlihat di Jalan Raya Cacing, Cilincing Marunda. Bahkan terkadang jalan raya mulai dari depan Bogasari hingga pertigaan arah KBN Marunda dan arah Cakung, Jakarta Timur.

Sumber : Rosid Ketua FWJI DPD DKI Jakarta

RN/ Redaksi /red

Pos terkait