Kebebasan Pers Diacara Workshop Design Grafis Jadi Pertanyaan Besar, Stikes Indramayu Jadi Sorotan

refubliknews.com,- Indramayu,- Suatu insiden yang patut disoroti telah terjadi pada acara Workshop Design Grafis yang diselenggarakan oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Stikes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Indramayu pada Jumat (10/04/2026).

Dua jurnalis yang hadir untuk meliput acara tersebut awalnya diizinkan masuk, namun kemudian ditahan oleh panitia BEM dengan alasan sudah ada kerjasama dengan media lain.

Ketua panitia BEM, Yusriyatun, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta izin kepada pengurus Stikes dan bagian Humas Stikes, namun tidak ada respons yang jelas.

Kami Jurnalis kemudian mencoba menghubungi pihak Humas Stikes melalui ponsel WhatsApp, namun tidak ada jawaban.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait dilarangnya jurnalis untuk meliput kegiatan acara yang sedang berlangsung dan ini menimbulkan kekhawatiran tentang kebebasan pers.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers), siapa pun yang secara sengaja menghambat atau menghalangi tugas jurnalis dapat dikenakan sanksi pidana yang cukup berat. Oleh karena itu, Stikes Indramayu diharapkan dapat memberikan penjelasan yang jelas dan transparan tentang alasan dilarangnya liputan acara tersebut.

Insiden ini juga menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan akuntabilitas Stikes Indramayu dalam mengelola kegiatan akademis dan kemahasiswaan.

Masyarakat berharap agar Stikes Indramayu dapat lebih terbuka dan transparan dalam menjalankan kegiatan-kegiatannya.

Dilarangnya jurnalis meliput itu bisa berdampak pada citra Stikes Indramayu sebagai institusi pendidikan yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.

Dalam konteks ini, perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang kebijakan dan prosedur yang berlaku di Stikes Indramayu,

terkait kebebasan pers dan transparansi. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berharap agar Stikes Indramayu dapat memberikan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul terkait kejadian ini.

RN/ Thoha /red

Pos terkait