Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Polres Kediri Kota Gelar Apel Kesiapsiagaan Bersama TNI dan Stakeholder

refubliknews.com, || KEDIRI KOTA – Memasuki musim penghujan dengan potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi, Polres Kediri Kota bersama TNI, Pemerintah Kota Kediri, BPBD, dan berbagai unsur terkait menggelar Apel Kesiapan dalam Rangka Tanggap Darurat Bencana, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Lapangan Apel Polres Kediri Kota tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. Apel ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas instansi menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kediri KH. Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, Kasdim 0809 Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo, Kepala BPBD Kota Kediri Joko Ariyanto, S.E., M.Si., Kepala Satpol PP Kota Kediri Paulus Luhur Budi Prasetyo, S.Sos., M.Si., Kepala DLHKP Kota Kediri Drs. Hery Purnomo, Danki Brimob Kompi C Polda Jatim AKP Joko Widodo, S.H., serta Kepala PLN UP3 Kediri Suharno.

Apel kesiapsiagaan tersebut juga melibatkan berbagai unsur kekuatan, mulai dari personel Kodim 0809 Kediri, Brimob Polda Jatim, jajaran Polres Kediri Kota, Satpol PP, BPBD, Damkar, DLHKP, Dinas Kesehatan, PMI, Tagana, PLN hingga para relawan.

Dalam amanatnya, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus menjadi perhatian bersama, terutama memasuki musim penghujan yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, maupun bencana hidrometeorologi lainnya.

Menurutnya, kesiapan personel, peralatan, sistem komunikasi, serta pola koordinasi antarinstansi menjadi faktor penting untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif.

Kapolres juga menekankan tujuh hal penting kepada seluruh personel dan unsur terkait, yakni meningkatkan kesiapsiagaan dan pemantauan wilayah rawan bencana, memperkuat sinergitas serta koordinasi lintas instansi, memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, serta mengutamakan keselamatan masyarakat maupun petugas.

Selain itu, seluruh unsur diminta meningkatkan deteksi dini dan respons cepat, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta melaksanakan tugas secara disiplin, profesional, dan penuh tanggung jawab.

Kapolres mengingatkan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat.

“Jangan berjalan sendiri-sendiri, tetapi utamakan kerja sama dan komunikasi dalam setiap penanganan bencana. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama ketika mereka membutuhkan bantuan dan perlindungan,” demikian salah satu penekanan dalam amanat Kapolres.

Ia juga menginstruksikan agar langkah antisipasi dilakukan sejak dini tanpa harus menunggu bencana terjadi. Pemantauan daerah rawan, kesiapan peralatan evakuasi, kendaraan operasional, alat komunikasi, hingga perlengkapan keselamatan harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi hujan deras, menghindari kawasan rawan banjir dan longsor, serta tidak berteduh di bawah pohon saat angin kencang. Penyampaian informasi kebencanaan juga harus dilakukan secara cepat dan akurat dengan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, laporan komandan apel, penghormatan pasukan, serta foto bersama. Selanjutnya dilakukan pengecekan kendaraan bermotor dan sarana pendukung operasional sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan menghadapi situasi darurat.

Melalui apel kesiapsiagaan ini, Polres Kediri Kota bersama Pemerintah Kota Kediri, TNI, BPBD, dan seluruh stakeholder memperkuat komitmen untuk membangun koordinasi yang solid dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Sinergitas tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan, rasa aman, serta pertolongan secara cepat dan humanis kepada masyarakat apabila terjadi bencana.

Siap Siaga, Tanggap, Cepat, dan Humanis menjadi semangat bersama dalam mewujudkan Kota Kediri yang aman, tangguh, dan siap menghadapi segala kemungkinan bencana.

RN/Marlina/ red

Pos terkait