UNA Wisuda 400 Sarjana dan 7 Magister Hukum, Bupati Batubara dan Asahan Taruh Harapan Besar Menjadi Lokomotif Perubahan

refubliknews.com, || Asahan – Sidang terbuka Senat Universitas Asahan mengelar wisuda ke -35 dan Magister ke-6 Tahun, Sabtu (21/1/2026) di gelangang Kampus UNA.Sebanyak 400 wisudawan program Strata 1 yang berasal dari 5 Fakultas yakni Fakultas Teknik, Ekonomi, Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Pertanian serta 7 Orang Program S2 Magister Hukum.

Prosesi wisudawan dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Universitas Asahan dan dihadiri Rektor UNA Assoc. Prof. Dr Mangaraja Manurung SH, Wakil Rektor UNA Dr H Hadi Suriono SE MM,.Ketua Yayasan UNA Drs Mapilindo, Mpd, Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP, Bupati Batubara H Baharuddin Siagian SH MSi, Wakil Ketua DPRD Asahan Nazaruddin, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs Saiful Matondang MA, Ph.D.Wisuda kali ini mengusung tema “Excellent, Eco-Socio Environment, Religion Independent, Innovation and Personality”, yang mencerminkan komitmen Universitas Asahan dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berwawasan lingkungan dan sosial, berlandaskan nilai keagamaan, mandiri, inovatif, serta berkepribadian kuat.Rektor UNA Assoc. Prof. Dr Mangaraja Manurung SH dalam sambutannya mengatakan diusianya ke 40 tahun UNA semakin optimis melangkah lebih maju, dan semangat sesuai dengan keinginan Pendiri UNA untuk berkembang dan berkontribusi nyata bagi masyarakat sebagai komitmen UNA dalam menciptakan SDM dan mencerdaskan bangsa dalam mendukung Kabupaten Asahan dan Sumatera Utara kedepan.

Bacaan Lainnya

“Insyallah, UNA telah menwisuda sebanyak 400 lulusan strata(S1) dan 7 magister Hukum. Alhamdulliah, UNA sudah semakin berkembang. hari ini UNA sudah miliki 12 Prodi, 2 Program’ Magister (Hukum dan Manegemen) serta 1 Program Pendidikan Profesi Guru,”ungkapnya.

Menurut Rektor, di tahun 2026, bersama Yayasan telah berkomitmen menambah Program Studi Magister Pendidikan dan dilakukan program perkuliahan perdana,”ungkapnya.

Ia juga jelaskan capaian UNA. Salah satunya, UNA merupakan salah satu perguruan tinggi termasuk kategori kluster utama dalam riset penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Bupati Batubara dan Wabup Asahan sebut UNA Lokomotif PerubahanWakil Bupati Asahan Rianto SH MAP dalam sambutannya ucapkan selamat bagi wisudawan sarjana dan magister.

Ia juga berharap, agar gelar sarjana dan magister yang didapat harus menjadi bekal untuk tetap belajar sepanjang hayat. Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang dicapai.Jadilah pribadi yang rendah hati namun kaya prestasi.’ Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menjadi solusi persoalan di tengah tengah masyarakat,”ungkapnya.

Pada lulusan Pasca sarjana, Wabup menaruh harapan besar agar menjadi lokomotif perubahan agar baik di dunia pendidikan dan pemerintahan, penelitian dan pengabdian masyarakat . Jadilah ilmu yang didapat sebagai dasar untuk melahirkan gagasan, inovasi dn kebijakan untuk kemajuan Kabupaten Asahan,”ungkapnya.

Sementara Bupati Batubara H Baharuddin Siagian SH MSi dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang sarjana dan magister. Dirinya berharap para lulusan dapat meraih karier setinggi-tingginya serta mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.

Bupati Baharuddin berpesan agar para wisudawan tidak berhenti sampai di jenjang pendidikan saat ini. Bagi yang telah menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1), diharapkan dapat terus melanjutkan pendidikan hingga Strata Dua (S2) bahkan Strata Tiga (S3), guna meningkatkan kualitas diri dan daya saing di masa depan.

Dalam menyambut Indonesia Emas Tahun 2045 atau yang dikenal dengan bonus demografi, Bupati Baharuddin menegaskan bahwa generasi muda harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dari segi kualitas diri, keterampilan, keahlian, maupun penguasaan skill yang paling dibutuhkan di dunia kerja saat ini dan di masa depan.

“Tetaplah semangat menggali potensi diri dengan meningkatkan kualitas, keilmuan, keahlian dan keterampilan untuk bisa mengabdi kepada nusa dan bangsa terutama di daerah sekitar kalian,” ujar Bupati Baharuddin.

Dosen UNA Jadi Guru Besar Ketua Yayasan UNA Drs Mapilindo dalam sambutannya, secara khusus sebut ucapan selamat kepada Ibu Prof. Dr Sri Rahayu MPD. Sebabw beliau telah mengukir sejarah sebagai orang pertama dosen UNA yang bergelar Professor atau Guru Besar. Mudah mudahan beliau memberikan inspirasi pada dosen dosen yang lain untuk mendapatkan profesor atau guru besar.”Ada beberapa yang ditarget jadi profesor di Tahun 2026 dan paling lama tahun 2027, seperti, Assoc.Prof.Dr B Panjaitan, Assoc. Prof. Dr Mangaraja Manurung SH, dan ibu Assoc. Prof. Dr Emirahmawati,”ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs Saiful Matondang MA, Ph.D dalam sambutannya, mengatakan, bahwa salah satu dosen FKIP UNA bernama Dr Sri Rahayu usulan Guru besarnya telah disetujui Dirjen Dikti dan prosesnya berjalan ke Biro OSDM dan berlanjut ke Meja Menteri. “Biasanya, setelah 2-3 minggu, akan mengundang Pak Rektor dan Yayasan untuk menerima SK Guru Besar untuk Ibu Dr Sri Rahayu,”ungkapnya.

Prof. Drs Saiful Matondang, lebih lanjut sampaikan bahwa terkait digital tata kelola kampus, di zaman saat ini diijinkan program hybrid, 50 persen tatap muka dan sisanya hybrid diselang seling.Maka, kita perlu learning management system yang mana mahasiswa S1, S2 bisa buka Website untuk semua kegiatan perkuliahan.

Selanjutnya, Prof. Drs Saiful Matondang, sampaikan terkait transpormasi saint. berdampak. Ada kewajiban dari Presiden untuk mengantarkan generasi muda dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045.Selain itu, Presiden menginginkan dosen melakukan inovasi, riset dan hilirisasi yang membantu petani, nelayan,dan UMKM. Ia harap dosen fokuslah pada inovasi, riset dan hilirisasi karena anggarannya sudah ditambah Bapak Presiden RI,”ungkap Prof. Drs Saiful Matondang.

Mengakhiri sambutannya, ia berharap dosen Universitas Asahan, mengikuti jejak Bu Sri Rahayu,jadi Guru Besar. “Kalau Bu Sri, Guru Besar dari FKIP, saya harap dibidang Pertanian , Ekonomi, Teknik bisa bertambah lagi. Sehingga, riset dan inovasi dan hilirisasi bisa makin maju. Sebab, itu mendukung pertumbuhan Indonesia,”ungkapnya

Ia juga berharap, kebijakan kebijakan baru antara Yayasan dan Rektor UNA dapat melahirkan inovasi dan hilisasi dari dosen dan mahasiswa. Ia juga ucapkan selamat pada wisudawan/i, semoga hidup anda lebih sehat, nyata dan bahagia,”pungkasnya.

RN/Holong/red

Pos terkait