refubliknews.com, || Bogor, – Ruas bahu jalan desa Rawailat yang menghubungkan dua desa, yaitu Desa Dayeuh hingga Desa Mampir di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan maupun perawatan. Kondisi ini membuat sejumlah warga mengajukan pertanyaan karena dianggap dibiarkan begitu saja.
Terkait hal tersebut, seorang aktivis Pemerhati Masyarakat Bogor Timur (PPMBT), Leonard Purba SE SH, mengungkapkan kekesalan kepada Media Detik Hukum. Mantan aktivis tahun 1998 tersebut menegaskan bahwa ruas bahu jalan yang menghubungkan kedua desa tersebut seharusnya dilakukan perawatan mengingat kondisi jalan saat ini.

Menurut Leo – sapaan akrabnya – bahu jalan tersebut kini seperti kubangan, bahkan banyak pelintas yang tergelincir akibat jalan berlubang dan rusak berat. “Saya berharap ada perhatian dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Jika perawatan tidak segera dilakukan, dia khawatir akan muncul risiko bagi pengguna jalan, bahkan berpotensi menimbulkan korban. “Untuk itu, segera lakukan tindakan perawatan melalui UPT Jalan Wilayah Cileungsi, mengingat anggaran untuk perawatan jalan sudah ada dan pagu telah disediakan,” pungkasnya.
RN/Subhan beno/red
Sumber: Leonard Purba SE SH, Aktivis Pemerhati Masyarakat Bogor Timur (PPMBT)






