TNI AL Siapkan Penyambutan KRI Prabu Siliwangi di Jakarta 26 Maret

refubliknews.com,- Jakarta, TNI AL tengah bersiap menyambut kehadiran unsur kekuatan maritim terbarunya, KRI Prabu Siliwangi-321. Kapal perang canggih ini dijadwalkan tiba dan menjalani prosesi peresmian di Jakarta pada 26 Maret mendatang.

Saat ini, KRI Prabu Siliwangi-321 sudah memasuki perairan Indonesia setelah menempuh pelayaran lintas samudra yang menantang. Kapal tersebut sempat bersandar di dermaga Panjang, Lampung, untuk melakukan pengisian perbekalan sebelum melanjutkan pelayaran menuju ibu kota.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul mengonfirmasi, kapal tersebut sedang dalam persiapan akhir menuju Jakarta.

“Ya betul, KRI Prabu Siliwangi-321 telah tiba di Tanah Air. Saat ini sedang bersandar di Dermaga Panjang, Lampung untuk bekal ulang pelayaran dan persiapan acara penyambutan di Jakarta tanggal 26 Maret 2026,” ujar Tunggul dalam keterangannya, Senin (23/3).

Berbeda dengan jalur biasanya, KRI Prabu Siliwangi-321 tidak mengambil jalur pendek melalui Terusan Suez. Kapal buatan galangan Fincantieri, Italia ini menempuh rute jauh dengan mengelilingi Benua Afrika guna menguji ketahanan operasional dan menghindari kerawanan di Laut Merah.

Dalam misi Operasi Penyeberangan Jala Raksa-26 ini, KRI Prabu Siliwangi-321 tercatat singgah di beberapa titik strategis dunia untuk melakukan diplomasi maritim dan pengisian logistik, di antaranya:

Casablanca, Maroko: persinggahan pertama setelah bertolak dari Italia.
Lagos, Nigeria: menjalankan misi diplomasi di kawasan Afrika Barat.
Cape Town, Afrika Selatan: melakukan penghormatan di titik ujung selatan Afrika sebelum menembus Samudra Hindia.
Port Louis, Mauritius: titik transit terakhir di tengah Samudra Hindia sebelum menuju Indonesia.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menegaskan bahwa seluruh personel pengawak telah dibekali kemampuan tempur yang mumpuni selama di Italia.

“Pelatihan sudah, mereka sudah melatih bahkan menembak peluru tajam sudah,” tegas Ali.

Kehadiran kapal jenis Offshore Patrol Vessel (OPV) ini sekaligus menandai kembalinya TNI AL ke era senjata berat. KRI Prabu Siliwangi-321 membawa meriam utama kaliber 127 mm, yang merupakan kaliber terbesar yang dioperasikan kapal perang TNI AL dalam beberapa dekade terakhir.

Tunggul menjelaskan, latihan manuver laut yang dilakukan di Selat Sunda baru-baru ini merupakan bentuk uji profesionalisme serta kesiapsiagaan unsur TNI AL. Hal ini penting untuk memastikan koordinasi antarkapal perang berjalan mulus.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kesiapan operasional antarkapal perang dalam menjaga kedaulatan yurisdiksi Indonesia,” jelas Tunggul.

Nantinya, KRI Prabu Siliwangi-321 akan resmi memperkuat jajaran Komando Armada (Koarmada) Republik Indonesia untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan nasional.

RN/ Gusdin /red

Pos terkait