refubliknews.com,- JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan bahwa Pemprov DKI mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat memberantas judi online (judol). Pasalnya keberadaan judi melalui teknologi digital ini terbukti sangar merugikan masyarakat luas.
Banyak korban judol yang sampai terpaksa jual rumah maupun kendaraan bermotor karena tergiur iming-iming dengan taruhan menggiurkan. Banyak juga masyarakat pekerja yang kemudian kehilangan pekerjaannya karena kecanduan mengakses judol lewat ponsel pribadi maupun laptop kantor, dan juga terlibat utang di sana sini.
“Saya minta kepada Satpol PP dan instansi terkait agar makin tegas memerangi penyakit masyarakat terutama judol,” tegas Pramono kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (7/3).
Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar proaktif memerangi judol sesuai tupoksi masing-masing. Pramono juga berharap mitra dari Polda Metro Jaya untuk selalu konsisten menindak tegas judol.
Hal itu disampaikan Pramono menanggapi maraknya stiker Quick Response Code (QR) yang ditempel oleh pihak tak bertanggung jawab di sejumlah ruang publik. Stiker QR tersebut diduga terhubung dengan judi judol dan penipuan data pribadi. Pramono meminta agar dilakukan tindakan jika ditemukan stiker yang mengarahkan warga ke platform ilegal tersebut.
Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung upaya pemerintah pusat untuk memberantas praktik judol. “Jakarta mendukung pemerintah pusat untuk melakukan perang terhadap judol,” kata dia.
RN/ Gusdin /red






