Jakarta – Seorang remaja berinisial MZH (16) mendatangi Polsek Senen, Jakarta Pusat, setelah mengaku dituduh sebagai begal oleh dua pria yang mengaku sebagai anggota polisi dari Polsek Menteng. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026) pagi.
Kejadian ini pertama kali diketahui setelah Call Center 110 Polres Metro Jakarta Pusat menerima laporan terkait dugaan fitnah terhadap seorang pengendara sepeda motor yang disebut sebagai begal.
Petugas SPKT Polsek Senen kemudian melakukan pengecekan ke lokasi di sebuah minimarket di Jalan Kramat Raya dan menemui pelapor yang merupakan karyawan minimarket tersebut. Menurut keterangannya, korban meminta bantuan untuk menghubungi layanan darurat kepolisian karena merasa diperlakukan tidak semestinya oleh dua orang yang mengaku anggota polisi.
Korban mengaku sebelumnya dihentikan oleh dua pria tak dikenal yang mengaku bertugas di Polsek Menteng. Kedua pria tersebut kemudian meminta korban menunjukkan surat-surat kendaraan yang dikendarainya.
Karena tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang diminta, korban mengaku dituduh sebagai pelaku begal. Selanjutnya, korban diajak menuju Polsek Menteng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun korban menolak dan memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Senen.
Dalam keterangannya kepada polisi, korban juga menyebut sepeda motor Honda Vario yang dikendarainya dibawa oleh kedua pria tersebut. Setelah kejadian, korban mendatangi Polsek Senen untuk membuat pengaduan dan meminta bantuan kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Senen menyarankan korban untuk menghubungi pemilik kendaraan dan melakukan pengecekan keberadaan sepeda motor di Polsek Menteng. Apabila kendaraan tersebut tidak ditemukan atau tidak ada dasar penindakan yang jelas, korban disarankan membuat laporan polisi resmi guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Hingga saat ini, identitas dua pria yang mengaku sebagai anggota polisi tersebut masih belum diketahui dan peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






