Jakarta Pusat – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada jam rawan, Polsek Johar Baru menggelar Apel Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran pelaku begal, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan di halaman Mapolsek Johar Baru, Senin (15/6/2026) pukul 01.00 WIB.
Apel dipimpin oleh Panit Opsnal Intelkam Polsek Johar Baru, IPTU Wisnu Nusantoro, didampingi Panit II Reskrim IPDA Yogi Herdianto. Sebanyak 14 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 13 personel Polsek Johar Baru dan 1 personel Unit Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya pelaksanaan operasi secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Personel diinstruksikan melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap individu maupun kendaraan yang dicurigai, serta mengambil tindakan tegas terhadap kepemilikan barang-barang terlarang sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Usai apel, seluruh personel bergerak melaksanakan patroli dan operasi kepolisian di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Johar Baru dengan mengedepankan sistem buddy system guna menjaga keselamatan personel selama bertugas.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa operasi cipta kondisi merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kegiatan ini merupakan upaya nyata Polri dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru, Saiful Anwar, menegaskan bahwa operasi dan patroli kewilayahan akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan, guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. “Kami mengedepankan tindakan preventif dan humanis dalam setiap operasi. Dengan patroli yang konsisten serta dukungan masyarakat, diharapkan potensi kejahatan dapat dicegah sehingga keamanan wilayah tetap terjaga,” kata Kompol Saiful Anwar.
Apel berakhir pada pukul 01.10 WIB dan dilanjutkan dengan operasi kepolisian serta patroli kewilayahan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)






