Jakarta Pusat — Melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat menjadi komitmen nyata Polri dalam peran sosialnya. Polsek Sawah Besar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sahari Utara, Aipda Adnan Munandar, hadir langsung dalam kegiatan Polri Peduli Kesehatan dan Lingkungan sambil berdialog kamtibmas bersama tokoh masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di RW 05 Kelurahan Gunung Sahari Utara, tepatnya di Jl. Gunung Sahari 7A, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/1/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai, dalam rangka monitoring situasi kamtibmas di musim penghujan.
Kegiatan tersebut difokuskan pada Monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan warga. Upaya ini dinilai penting untuk mencegah berkembangnya jentik nyamuk penyebab penyakit, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Lingkungan yang terjaga diyakini berdampak langsung pada meningkatnya kualitas hidup sosial warga serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan kesehatan masyarakat merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian. “Polri tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga aktif dalam pencegahan melalui kegiatan sosial dan kesehatan. Lingkungan yang sehat akan meminimalisir potensi konflik sosial dan gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga bertujuan membangun komunikasi dua arah agar setiap permasalahan, sekecil apa pun, dapat terdeteksi sejak dini. “Dengan kebersamaan dan kepedulian lingkungan, stabilitas keamanan wilayah Sawah Besar dapat terus terjaga,” tegasnya.
Dalam kegiatan itu turut hadir unsur kelurahan, Pol PP, Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, pengelola RPTRA Sahara, kader Jumantik, serta ketua RW dan RT setempat. Kehadiran lintas sektor ini memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan penyakit dan pemeliharaan keamanan lingkungan, sekaligus menjadi ruang dialog santai antara polisi dan warga terkait situasi kamtibmas terkini.
Warga pun menyampaikan masukan agar patroli dialogis dan kegiatan serupa terus ditingkatkan, khususnya saat musim hujan yang rawan penyakit dan gangguan keamanan. Secara umum, kegiatan PSN ini dinilai membawa manfaat besar sebagai langkah pencegahan gangguan kamtibmas melalui pendekatan kesehatan, lingkungan, dan komunikasi sosial, sehingga masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
RN/Indah/red






