Jakarta – Aksi cepat jajaran Polsek Senen patut diapresiasi. Seorang pasangan suami istri (pasutri) calon pemudik yang menjadi korban penipuan tiket kereta api di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, akhirnya tetap bisa pulang ke kampung halamannya di Malang, Jawa Timur berkat bantuan polisi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Pos Pelayanan Stasiun Senen. Awalnya, pasutri tersebut hendak mudik menggunakan kereta api, namun mereka tertipu oleh seseorang yang mengaku bisa menyediakan tiket.
Korban sempat dimintai uang sebesar Rp540 ribu oleh pelaku dengan iming-iming tiket kereta. Setelah uang diserahkan, pelaku meminta korban menunggu. Namun hingga mendekati jadwal keberangkatan, tiket yang dijanjikan tak kunjung diberikan dan pelaku menghilang.
Dalam kondisi panik, pasutri tersebut kemudian melapor ke Polsek Senen. Laporan diterima oleh petugas SPKT Aiptu Sukana dan langsung ditindaklanjuti oleh Kapolsek Senen, Kompol Widodo Saputro.
Kapolsek Senen bersama anggota kemudian bergerak cepat membantu korban. Tidak hanya menerima laporan, polisi juga menunjukkan kepeduliannya dengan membelikan tiket kereta api agar korban tetap bisa mudik ke kampung halamannya.
Selain itu, petugas juga turut mengantarkan pasutri tersebut hingga ke peron Stasiun Senen untuk memastikan keberangkatan berjalan lancar.
Tindakan humanis ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri sebagai pelayan masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang mengalami kesulitan di tengah situasi mudik.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan, terutama terkait pembelian tiket transportasi. Warga disarankan membeli tiket melalui jalur resmi guna menghindari kejadian serupa.
(Humas Polsek Senen Polres Metro Jakarta Pusat)
RN/Indah /red






