refubliknews.com, || Tangerang, 19 – Jan -2026 — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Tangerang Merdeka terus mengedepankan pendekatan humanis dalam pengelolaan kredit, termasuk dalam proses penagihan debitur yang mengalami keterlambatan pembayaran (DH).
Hal tersebut disampaikan oleh Pemimpin Cabang BRI KC Tangerang Merdeka, Denny Setiawan, menyusul adanya pertemuan antara BRI dan nasabah terkait pembahasan kewajiban kredit. Pertemuan tersebut dilakukan secara persuasif dan kekeluargaan dengan mengedepankan dialog terbuka untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
“BRI selalu mengutamakan pendekatan humanis dalam setiap proses penagihan. Kami memahami bahwa setiap nasabah memiliki kondisi dan tantangan usaha yang berbeda-beda, sehingga penyelesaiannya pun kami lakukan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah,” ujar Denny Setiawan.
Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut BRI mendengarkan secara langsung kendala yang dihadapi nasabah, sekaligus memberikan penjelasan mengenai kewajiban kredit serta opsi-opsi penyelesaian yang dapat ditempuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Tujuan kami bukan semata penagihan, tetapi mencari jalan keluar yang berimbang agar usaha nasabah tetap dapat berjalan dan kewajiban kepada bank tetap terpenuhi,” tambahnya.
Denny menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan kredit di BRI dilakukan sesuai dengan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta menjunjung tinggi Good Corporate Governance (GCG). BRI juga berkomitmen menjaga hubungan baik dengan nasabah sebagai mitra usaha jangka panjang.
Melalui pendekatan tersebut, BRI berharap dapat terus memberikan solusi perbankan yang berkelanjutan, mendukung pertumbuhan usaha nasabah, sekaligus menjaga kualitas aset perusahaan.
RN/Subhan beno/red






