Pelepasan Kelas IX SMPN 1 Tukka Berlangsung Meriah, Gelar Pentas Seni dan budaya dengan Tema Kreativitas dan Cinta Rupiah Bersama Bank Indonesia.

refubliknews.com,- TAPANULI-TENGAH.
SMP Negeri 1 Tukka menggelar kegiatan Pentas Seni, Gelar Karya, dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di halaman sekolah, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah, penuh kreativitas, dan diwarnai suasana haru saat prosesi pelepasan siswa kelas IX.

Acara yang mengusung semangat kreativitas dan edukasi itu turut berkolaborasi dengan Bank Indonesia melalui program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

Berbagai penampilan seni ditampilkan para siswa mulai dari marching band, tari tradisional dan modern, musik, pembacaan puisi, hingga pertunjukan kreatif lainnya yang mendapat apresiasi dari tamu undangan dan orang tua siswa.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia yang menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan pentas seni dan pelepasan siswa kelas IX tahun pelajaran 2025/2026.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta pihak Bank Indonesia yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kepala SMP Negeri 1 Tukka Dozier Adventus Siregar, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan sekolah tersebut.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena kegiatan gelar karya dan pelepasan siswa kelas IX tahun pelajaran 2025/2026 dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada pihak Bank Indonesia yang telah berkolaborasi bersama sekolah dalam program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah,” ujarnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru dan panitia yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian acara selama hampir dua bulan.
Menurutnya, kegiatan pentas seni bukan hanya sekadar seremoni pelepasan, tetapi juga wadah untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa.

“Kami bangga melihat anak-anak mampu tampil percaya diri melalui seni, musik, budaya, dan kreativitas digital. Ini menjadi bukti bahwa siswa SMPN 1 Tukka memiliki potensi yang luar biasa,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia, Jupriadi Panggabean, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah bersama pentas seni sekolah merupakan langkah baru dalam memberikan edukasi kepada pelajar.
“Horas Tapteng. Pada kesempatan ini kolaborasi antara Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dengan pentas seni SMPN 1 Tukka merupakan salah satu hal baru yang kami lakukan di sekolah-sekolah. Tahun ini bukan hanya di SMPN 1 Tukka, tetapi juga hadir di SMAN 1 Tukka,” ujarnya.
Ia mengatakan, guru memiliki peran penting sebagai edukator dalam menanamkan pemahaman tentang rupiah kepada masyarakat dan peserta didik.

“Bapak dan ibu guru adalah pelopor pendidikan sekaligus edukator bagi masyarakat dan sekolah lainnya. Kita harus cinta rupiah karena rupiah adalah simbol negara kita dan kita patut bangga terhadap mata uang Indonesia,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Bank Indonesia juga mengadakan berbagai perlombaan seperti lomba pidato, mendongeng, dan content creator bertema Cinta, Bangga dan Paham Rupiah.
Jupriadi juga menjelaskan bahwa program “Duta Guru CBP” terus dikembangkan hingga tingkat regional dan nasional. Ia berharap guru-guru dari SMPN 1 Tukka dapat kembali menjadi perwakilan daerah dalam ajang tersebut.

Ketua Komite Sekolah Muktar Hutagalung dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan dan menjaga nama baik sekolah.
“Kalian telah belajar di sekolah ini selama tiga tahun. Jadilah anak yang baik, hormati orang tua dan guru, serta teruslah mengejar cita-cita demi masa depan yang lebih baik,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar para siswa tetap semangat menghadapi tantangan pendidikan dan menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur komite sekolah, Camat Tukka, mantan Camat Tukka, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, perwakilan dinas kesehatan, orang tua siswa, para guru, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Plh. Camat Tukka, Frengki Simanungkalit, memberikan pesan khusus kepada para siswa kelas IX yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA…

“Untuk adik-adik kami yang dilepaskan hari ini dan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jadilah generasi pelurus, bukan generasi penebus. Tetap disiplin, hormati guru dan orang tua, serta fokus mengejar cita-cita,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Ibu Susylawati, menyampaikan bahwa kegiatan pentas seni dan pelepasan siswa merupakan momentum penting bagi sekolah dan peserta didik.
“Pada hari ini kita memiliki dua momen penting, yaitu pentas seni yang menampilkan kreativitas peserta didik dan pelepasan siswa tahun pelajaran 2025/2026. Kami dari Dinas Pendidikan mengimbau agar kegiatan pelepasan tetap dilaksanakan di sekolah masing-masing,” ucapnya.
Kegiatan semakin semarak dengan pengumuman pemenang lomba content creator dan berbagai perlombaan lainnya yang diikuti para guru dan siswa. Para pemenang menerima hadiah dan penghargaan yang diserahkan langsung oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, Camat Tukka, pihak Bank Indonesia, serta Kepala Sekolah.

Menjelang penutupan acara, Kepala Sekolah Dozier Adventus Siregar, secara resmi melepas siswa-siswi kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam suasana haru.
“Saya selaku pimpinan sekolah mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang hari ini resmi dilepas. Tentukan masa depanmu sesuai bakat dan kemampuanmu. Tetaplah membawa nama SMP Negeri 1 Tukka sebagai almamater terbaik,” ucapnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Poltak Simamora dan dilanjutkan sesi foto bersama seluruh guru, siswa, orang tua, dan tamu undangan.
RN/Sefri F.Siahaan/red

Pos terkait