Operasi Cipta Kondisi Stasioner Polsek Johar Baru, Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan Dini Hari

Jakarta Pusat – Polsek Johar Baru menggelar Operasi Cipta Kondisi Stasioner dengan sasaran begal, narkoba, senjata tajam (sajam), dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Johar Baru, Kamis (4/6/2026) dini hari.

Kegiatan yang dipimpin Aiptu Aidil Faisal selaku Panit Intelkam didampingi Iptu Agung Prasojo selaku Panit I Opsnal Reskrim ini melibatkan 16 personel gabungan dari Polsek Johar Baru, Unit Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, dan Babinsa. Operasi difokuskan pada titik-titik rawan di Jalan Pulo Gundul dan Jalan Letjen Suprapto serta dilakukan pemeriksaan terhadap pengendara dan kendaraan yang melintas.

Petugas melakukan pemeriksaan identitas, kendaraan, serta barang bawaan guna mengantisipasi peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, maupun potensi tindak pidana jalanan. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa Operasi Cipta Kondisi merupakan upaya berkelanjutan untuk menekan angka kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. “Kehadiran anggota di lapangan pada jam-jam rawan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mencegah kejahatan jalanan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, menegaskan bahwa operasi stasioner menjadi salah satu strategi efektif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. “Melalui pemeriksaan dan pengawasan di titik-titik rawan, kami berupaya mencegah terjadinya aksi kriminalitas serta memastikan situasi wilayah Johar Baru tetap kondusif,” jelas Kompol Saiful Anwar.

Operasi Cipta Kondisi Stasioner berakhir pukul 03.45 WIB dengan hasil terciptanya rasa aman di tengah masyarakat dan situasi wilayah hukum Polsek Johar Baru tetap aman serta kondusif.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pos terkait