Marinir Buka Jalur Navigasi Aceh Tamiang, Nelayan Kini Bisa Melaut Normal

refubliknews.com,- Jakarta, I Korps Marinir menggeber pemulihan urat nadi ekonomi pesisir di Aceh Tamiang. Melalui Satgas Kuala TNI Jhonlin, prajurit Marinir melakukan normalisasi sungai dan pengerukan muara pascabencana alam untuk memastikan jalur navigasi kembali berfungsi optimal.

Langkah strategis ini bertujuan mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus memulihkan akses transportasi air. Kehadiran satgas menjadi solusi konkret untuk menekan risiko bencana lanjutan yang sempat mengancam keselamatan warga serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana, menjelaskan operasional di lapangan melibatkan pengawasan ketat. Saat ini, satgas tengah melakukan inspeksi vital dan koordinasi teknis bersama tim armada kapal keruk CSD Leo 28 yang telah bersandar di lokasi pekerjaan.

“Komandan Satgas Kolonel (Mar) Firman Gunawan, memimpin langsung pengecekan armada untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional. Kehadiran kapal keruk ini menjadi penguat signifikan dalam mempercepat proses pengerukan muara agar fungsi vital kawasan pesisir segera kembali,” ujar Rana, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (1/5).

Rana menambahkan, pemeriksaan menyeluruh bertujuan menjamin kesiapan operasional tetap prima. Hal ini mencerminkan komitmen Korps Marinir dalam menerapkan standar kerja cepat, tepat, dan aman demi memberikan dampak nyata bagi penduduk.

Pekerjaan yang telah berlangsung sejak 15 Januari 2026 ini menghadapi tantangan kondisi alam yang dinamis. Fokus kegiatan terbagi pada dua titik krusial, yakni pengerukan sepanjang 5,1 km di kawasan Kuala Penaga serta 2,4 km di area lainnya.

Upaya masif tersebut menjadi jawaban atas keluhan para nelayan yang selama ini terhambat oleh pendangkalan muara. Dengan dukungan teknologi murni, Marinir bertekad mengembalikan fungsi jalur pelayaran agar kapal-kapal pencari ikan dapat beroperasi tanpa kendala, sehingga denyut ekonomi pesisir kembali bergairah.

RN/ Gusdin /red

Pos terkait