refubliknews.com, || JAKARTA – Organisasi paguyuban Lamahu melakukan terobosan besar dalam membina generasi muda Gorontalo di perantauan. Dalam pertemuan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar di Cafe Kedai Aceh Bang Jhoni, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Minggu (15/3), Pengurus Lamahu resmi mengumumkan aktivasi kembali gagasan besar Akademi Lamahu.
Akademi ini diproyeksikan sebagai sekolah non-formal yang fokus pada penguatan kapasitas diri, mulai dari kepemimpinan (leadership), manajemen, hingga kemampuan berpikir kritis (critical thinking) bagi para Gen Z Lamahu.

Investasi SDM untuk Masa Depan
Pertemuan strategis ini diinisiasi dan dikawal langsung oleh tokoh-tokoh kunci Lamahu. Drs. Haris Rahim, MAP, selaku Waketum Bidang Kerjasama dan Kemitraan, menjadi sosok di balik layar yang menginisiasi sekaligus mensponsori pertemuan ini sebagai wujud kepeduliannya terhadap regenerasi.
Sekjen Lamahu, Wahyudin Lihawa, ST, M.KKK, yang bertindak sebagai mediator diskusi, menekankan bahwa di era disrupsi, pemuda Gorontalo harus dibekali soft skills yang mumpuni. “Akademi Lamahu adalah jawaban agar Gen Z kita tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga matang secara karakter dan logika,” ujarnya.
Penguatan Advokasi: Menuju Legalitas LBH Lamahu
Selain fokus pada pendidikan, Lamahu juga memperkuat taringnya di bidang hukum. Melalui Pusat Bantuan Hukum (PBH) Lamahu, bidang Advokat dan HAM berkomitmen untuk lebih aktif memberikan pendampingan hukum cuma-cuma bagi masyarakat yang membutuhkan.
Langkah ini dipertegas dengan hadirnya jajaran pakar hukum senior Lamahu:
Bapak Abdul Kadir Baga, SH, MH (Waketum Hukum, Advokat, dan HAM)
Bapak Dahlan Pido, SH, MH
Bapak Elias Karim, SH, MH
Bapak Anshar Taliki, SH, MH
Para tokoh hukum ini tidak hanya memberikan pendampingan teknis, tetapi juga tengah mendorong percepatan pembentukan legalitas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lamahu. Hal ini bertujuan agar peran Lamahu dalam membela hak-hak warga Gorontalo di perantauan memiliki payung hukum yang lebih kuat dan profesional.
Sinergi Lintas Generasi
Suasana di Kedai Aceh Bang Jhoni malam itu terasa hangat namun sarat akan visi. Kehadiran para senior hukum dan pengurus inti menunjukkan bahwa Lamahu sedang membangun pondasi yang kokoh: Pendidikan (Akademi) dan Keadilan (LBH).
Dengan aktifnya dua pilar ini, Lamahu berharap dapat menjadi rumah yang tidak hanya sekadar tempat berkumpul, tapi juga tempat bertumbuh dan berlindung bagi seluruh warga Gorontalo, khususnya generasi muda yang sedang meniti karier di ibu kota.
Penulis Elias Karim
DH/ Subhan beno/red






