refubliknews.com.
TAPANULI TENGAH – Sebagai bentuk kepedulian dan tindak lanjut penanganan kasus lansia berinisial AS (66) yang melakukan percobaan bunuh diri, jajaran Polsek Pandan melakukan kunjungan khusus ke RSUD Pandan pada Senin (27/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek Pandan Iptu Zul Efendi tidak hadir sendiri. Beliau didampingi oleh perwakilan manajemen RSUD Pandan, petugas dari Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah, serta perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Tapanuli Tengah.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang optimal serta dukungan psikologis pasca-kejadian. Mengingat latar belakang korban yang mengalami depresi akibat permasalahan keluarga, kehadiran Dinas Sosial menjadi krusial.
“Kami hadir bersama instansi terkait untuk memastikan Pak AS tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mendapatkan solusi atas permasalahan sosialnya. Dinas Sosial akan mengkaji opsi penempatan di panti jompo sesuai keinginan korban sebelumnya,” ujar Kapolsek Pandan.
Pihak RSUD Pandan mengonfirmasi bahwa kondisi luka sayat korban kini sudah mulai membaik, kehadiran pihak BPJS bertujuan memastikan seluruh proses administrasi pengobatan korban berjalan lancar dan sesuai prosedur yang berlaku.
Dinas Sosial Tapteng mulai melakukan asesmen terhadap kondisi ekonomi dan status domisili korban untuk menentukan langkah perlindungan sosial jangka panjang.
Selain memantau kondisi fisik, Kapolsek Pandan memberikan penguatan moril kepada AS agar tidak mengulangi perbuatannya. Polisi juga kembali berkomunikasi dengan pihak keluarga untuk mencari jalan keluar terbaik terkait penolakan keluarga yang dialami korban.
RN/sefri f.siahaan/red






