refubliknews.com,
Purwakarta | Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, atau yang biasa disapa kang Emil, mengusulkan Norman Nurgraha, yang kini masih menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta sebagai Penjabat Bupati (Pj Bupati) Purwakarta.
Hal itu diketahui dari pernyataan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika yang disampaikan kepada awaq media disela-sela agenda Riung Mungpulung Tetengger Nagri bersama Legiun Veteran Pejuang Kemerdekaan, di Bale Paseban, Pendopo Pemkab Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa 15 Agustus 2023.
“Meskipun masih terbilang muda, pak Sekda Norman Nugraha, bisa menjadi sosok orang tua yang bisa mengayomi warga Purwakarta dan para ASN di lingkungan Pemkab Purwakarta, mudahan-mudah beliau dilantik, karena namanya sudah diusulkan oleh Gubernur Jawa Barat,” kata Anne.
Menurut Anne, nama Sekda Purwakarta, Norman Nugraha menjadi salah satu nama yang diusulkan oleh kang Emil untuk menjadi Penjabat (Pj) Bupati Purwakarta, menggantikan dirinya yang bakal habis masa jabatannya sebagai Bupati pada 20 September 2023 mendatang.
Dalam pertemuan dengan Legiun Veteran Pejuang Kemerdekaan, Anne menjelaskan, capaian-capaian kinerjanya sebagai Bupati Purwakarta selama ini, kepada para veteran pejuang kemerdekaan yang hadir dalam agenda tersebut.
Anne juga mengabarkan, bahwa dirinya telah terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, pada Musdalub yang di gelar di Bandung, pada Sabtu 12 Agustus 2023 pekan lalu.
“Kenapa saya harus menjadi Ketua DPD Golkar Purwakarta, salah satunya untuk memastikan seluruh kader Golkar yang bertugas di lembaga wakil rakyat DPRD Purwakarta tidak menghianati kepentingan rakyat Purwakarta, meski tak lagi menjabat sebagai Bupati, saya pastikan tidak ada lagi boikot-boikot kepentingan rakyat, wulaupun tak lagi menjabat Bupati, saya akan tetap di Purwakarta,” tegas Anne.
Dimasa akhir jabatannya, Anne juga mengucapkan terimakasih dan menghaturkan permintaan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat, jika hasil kerjanya selama ini masih banyak kekurangan, salah satunya akibat pandemi covid 19 yang melanda hampir dua setengah tahun.
“Tidak ada gading yang tak retak, jikapun ada keberhasilan yang kita capai, adalah pencapaian bersama secara kolektif, bukan hanya Anne seorang, terimakasih dan mohon maaf jika selama saya memimpin Purwakarta dirasa belum maksimal,” ungkap Anne Ratna Mustika.
RN/raffa christ manalu/red






