KADIN DKI Operasikan Dapur SPPG untuk Dukung Program Strategis Nasional

refubliknews.com,- Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Novyan Bakrie meresmikan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kadin Provinsi DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan, pada Jumat (06/03/2026).

Ketua Umum Kadin Provinsi DKI Jakarta Diana Dewi menegaskan dunia usaha tidak hanya berperan sebagai motor penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami percaya, ketika pengusaha bergerak bersama, yang tumbuh bukan hanya ekonomi, tetapi juga harapan dan kesejahteraan masyarakat. Dunia usaha harus hadir bukan hanya di ruang investasi, tetapi juga di ruang-ruang kemanusiaan,” ujar Diana Dewi.

Menurut Diana, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum Kadin Indonesia agar seluruh jajaran Kadin di daerah aktif berkontribusi dalam program-program strategis nasional.

“Dapur SPPG ini bukan sekadar tempat memasak. Ini adalah simbol gotong royong antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat. Dari dapur-dapur ini lahir energi baru untuk membangun Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih sejahtera,” kata Diana.

Sementara itu, Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Dirgayuza Setiawan mengatakan program MBG merupakan bagian dari tren global dalam investasi gizi.

Diungkapkan Dirgayuza, laporan terbaru World Food Programme (WFP) menyebutkan semakin banyak negara yang menjalankan program serupa.

“Laporan terakhir World Food Program badan dari PBB menyampaikan tahun kemarin sudah 107 negara yang menjalankan MBG di seluruh dunia. Kita adalah negara ke-107 yang menjalankan secara masif,” ujar Dirgayuza.

Menurutnya, investasi di sektor gizi terbukti memberikan tingkat pengembalian yang tinggi bagi pembangunan suatu negara.

“Karena ternyata investasi di bidang gizi ini return-nya sangat tinggi. Nah, saya sangat berharap dapur yang dikelola oleh Kadin yang sudah 700 jumlahnya bisa menjadi dapur-dapur yang amanah, dapur-dapur yang bisa memberikan contoh kepada masyarakat MBG kalau dijalankan dengan baik,” pungkasnya

RN/ Gusdin /red

Pos terkait