refubliknews.com, Cileduk Sepanjang Jalan Raden Fattah, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, kini bukan lagi sekadar ruas jalan, melainkan monumen kegagalan negara dalam mengurus ruang Publik. Tumpukan sampah memanjang, saluran air tersumbat total, dan bau menyengat menjadi pemandangan harian yang dibiarkan tanpa rasa bersalah oleh para pemangku kebijakan.
Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas PUPR Provinsi Banten, bersama Pemerintah Kota Tangerang dan Kecamatan Ciledug, diduga sengaja pembiaran kerusakan lingkungan wilayah nya ini terjadi.
Padahal, jalan tersebut merupakan jalur vital aktivitas warga dan perekonomian lokal.
Setiap hujan turun, air meluap ke badan jalan. Bukan karena alam, tetapi karena saluran air sengaja dibiarkan mati. Bau busuk sangat menusuk hidung risiko penyakit, dan kemacetan menjadi harga yang harus dibayar warga atas sikap abai pemerintah.
Lebih memprihatinkan lagi, tidak ada papan proyek, tidak ada jadwal pemeliharaan, tidak ada transparansi. anggaran ada, pejabat ada, tapi kerja tidak terlihat kurang maksimal.
Bang Zigo saat di temui awak media, terkait penataan lingkungan dan pasar Lembang yang baru mengatakan.
” Kami bersama teman teman Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Ciledug Bersatu ( MPCL1 ) siap bekerja sama dengan semua pihak khususnya pemerintah daerah kota Tangerang serta para pelaku usaha ( UMKM ) yang terkena program penataan pasar dan lingkungan di wilayah Ciledug ratusan kios yang sudah siap menampung para pedagang di lokasi.
jln.Lembang baru kelurahan Sudimara Barat tepatnya di samping alun-alun Ciledug, mudah-mudahan ini dapat menjadi solusi atas keluhan masyarakat terkait ketertiban dan penataan serta diharapkan bisa membantu pelaku UMKM agar lebih layak dalam penempatan, dan juga kami siap bantu dalam pembinaan usaha kolaborasi pengelola dan PD pasar serta masyarakat Ciledug khususnya” papar zigo
Kusnan ketua Aliansi menambahkan.
“Sebelum di tempatkan lokasi pasar kiranya Pemprov Banten khususnya DPUPR provinsi Banten UPTD wilayah Tangerang kota membidangi Drainase agar jalan menuju pasar Lembang dua di normalisasi terutama drainase nya di perbaiki, kami sangat membantu program pemerintah tetapi kami juga butuh bantuan nya agar jalan menuju pasar tidak becek saat turun hujan terlihat nyaman bersih dan rapih bagi para pedagang maupun pembeli dan perlu diperhatikan tentunya juga pedagang UMKM akan tertata rapih bersih saat menjajakan dagangan nya.
Harapan kami juga pedagang yang di pinggir jalan bisa di pindahkan ke tempat lebih layak dan nyaman yang telah disediakan ormas pun mendukung perekonomian agar maju khususnya Ciledug.” Kata kusnan.
Di tempat yang sama Bapak Isroni ketua RT 01 / 09 Sudimara barat mengatakan.
“Mengapresiasi inisiatif pengelola pasar Lembang baru yang di dukung aliansi masyarakat terkait perbaikan jalan Lembang baru Ciledug serta pembuatan saluran air sementara yang mengurai aliran air yang mengalir akibat kurang berfungsinya saluran air pada jalan Raden Fatah yang menjadi ranahnya PUPR Provinsi Banten, sehingga tidak berdampak langsung pada pemukiman di wilayah kami dan kami berharap pada pihak terkait khususnya PUPR Provinsi Banten segera membenahi / perawatan saluran air terutama di sekitar lingkungan kami” tuturnya
Penutup.
Sumber : Erick.H FWJI Tangkot






