Ingin Obok-Obok Pemerintah Daerah, Pengurus Pospera Purwakarta Kritik Keras Perilaku Dedi Mulyadi

refubliknews.com,
Purwakarta | Jajaran Pengurus Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengkritik keras terkait perilaku Dedi Mulyadi yang ingin mengobok-obok perangkat daerah dilingkungan Pemkab Purwakarta.

Diketahui, dalam pemberitaan disejumlah media massa, Dedi Mulyadi mengatakan keberadaan kantor Bappelitbangda yang berlokasi di komplek Pemkab Purwakarta terlihat kotor dan tidak terawat. Dirinya pun sempat menyinggung terkait anggaran perawatan kantor.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut diberitakan langsung menghubungi Nina Herlina, selaku Kepala Bappelitbangda dan menegurnya.

“Kelakuan Dedi Mulyadi ini sudah keterlaluan, Nina Herlina selaku Kepala Bappelitbangda bukan bawahannya. Pada saat kepemimpinan Anne Ratna Mustika, kenapa Dedi Mulyadi tidak pernah terdengar datang ke pemda. Sekarang di era Benni Irwan selaku Pj Bupati Purwakarta, dirinya sudah beberapa kali mendatangi komplek Pemda, ” kata Ketua DPC Pospera Purwakarta, Sutisna Sonjaya, pada Kamis 12 Oktober 2023.

Ia menjelaskan, dari informasi yang dia dapatkan, selain menegur kepala Bappelitbangda, Dedi juga mendatangi dan masuk ke Bale Nagri.

Belum diketahui apa tujuan Dedi Mulyadi dan mau menemui siapa masuk ke Bale Nagri, apakah bertemu dengan Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan atau Sekda Purwakarta, Norman Nugraha.

“Bale Nagri itukan kantornya Pj Bupati dan Sekda Purwakarta, saya belum tau tadi Dedi bertemu dengan siapa, ” jelasnya.

Sutisna menegaskan, Dedi Mulyadi harusnya tidak ikut campur urusan pemerintahan yang saat ini dipimpin oleh Benni Irwan sebagai Pj Bupati Purwakarta. Sebab, di tunjuknya Benni Irwan sebagai Pj Bupati Purwakarta sudah pasti dinilai mampu oleh Mendagri untuk meneruskan kepemimpinan Anne Ratna Mustika.

“Benni Irwan itu adalah orang yang dipilih Mendagri untuk memimpin Purwakarta, biarkan dia bekerja sesuai aturan yang ada, Dedi Mulyadi jangan merendahkan pak Benni, ” tegas Ketua DPC Pospera Purwakarta, Sutisna Sonjaya.

RN/raffa christ manalu/red

Pos terkait