HMI Jaksel Demo di Kemensos, Polisi Lakukan Antisipasi Pengamanan

Jakarta – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Jalan Salemba Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2026). Massa aksi menyoroti dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan sepatu sekolah rakyat senilai Rp27 miliar.

Sekitar 15 peserta aksi tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dengan membawa spanduk, bendera HMI, serta menggunakan pengeras suara untuk menyampaikan tuntutan mereka. Aksi dipimpin oleh Sabudin.

Dalam orasinya, massa menilai proyek pengadaan sepatu tersebut diduga sarat praktik korupsi dan penggelembungan harga. Mereka juga menyoroti adanya dugaan ketidakwajaran dalam proses tender maupun spesifikasi barang yang dinilai tidak sebanding dengan nilai anggaran proyek.

“Uang rakyat sebesar Rp27 miliar bukan angka yang sedikit. Sangat menyakitkan jika anggaran yang diperuntukkan bagi kebutuhan sekolah anak-anak bangsa justru disalahgunakan,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Selain menuntut keterbukaan informasi publik terkait proyek pengadaan sepatu, massa juga mendesak Kementerian Sosial melakukan evaluasi ulang terhadap proyek tersebut. Mereka meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk Menteri Sosial dan pejabat terkait lainnya.

Dalam pernyataan sikapnya, HMI Jakarta Selatan juga mendesak audit internal serta pencopotan pejabat pembuat komitmen (PPK) dan oknum yang diduga terlibat dalam proses pengadaan yang dinilai tidak wajar.
Spanduk yang dibawa massa bertuliskan tuntutan evaluasi proyek pengadaan sepatu sekolah rakyat serta permintaan audit terhadap proyek senilai Rp27 miliar tersebut.

Aksi unjuk rasa berlangsung dalam pengamanan aparat kepolisian dari Polsek Senen. Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro SH, MH bertindak sebagai Kapam Objek dengan kekuatan pengamanan sebanyak 20 personel.

Sekitar pukul 13.22 WIB, aksi berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. Setelah dari Kemensos RI, massa aksi diketahui melanjutkan agenda menuju Gedung KPK di Jakarta Selatan.
Polisi mencatat aksi tersebut berlangsung tanpa pemberitahuan resmi kepada pihak kepolisian.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pos terkait