Hadiri Perayaan Paskah dan HUT ke-105 GPdI, Bupati Tapanuli Tengah Ajak Elemen Jemaat Perkuat Semangat Kebangkitan.

refubliknews.com,- PANDAN – Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, pada Senin, 25 Mei 2026, yang berlangsung di Katolik Center Pandan menghadiri Perayaan Paskah Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Zona VII, yang dirangkai sekaligus dengan Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 GPdI. Kegiatan religius ini berlangsung khidmat

Acara tahun ini mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, dengan menghadirkan Ketua Majelis Daerah GPdI Sumatera Utara – Aceh, Pdt. Dr. Samuel Gozaly D., sebagai pengkhotbah yang menyampaikan pesan-pesan spiritual kepada seluruh jemaat.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Tengah menyampaikan ucapan selamat Paskah serta apresiasi atas peran aktif institusi keagamaan dalam menjaga kondusivitas dan pembangunan daerah.

“Saya menyampaikan selamat Paskah kepada jemaat GPdI Zona VII yang melaksanakannya pada hari ini. Semangat Paskah ini harus menjadi semangat yang lebih kuat untuk kita bangkit dan pulih bersama. Semangat tersebut akan mengalahkan segalanya, dan kita yakin bahwa kita pasti bangkit,” ujar Masinton.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan. Beliau mengapresiasi kontribusi nyata yang selama ini ditunjukkan oleh gereja maupun masjid di Tapanuli Tengah.

“Semangat Sahata Saoloan (Seia Sekata) harus tetap kita jaga dalam pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Masih banyak permasalahan yang belum selesai, seperti kemiskinan, stunting, dan permasalahan lainnya. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri; harus ada dukungan dan kerja sama yang kuat dari seluruh elemen masyarakat agar kita bisa menyelesaikannya bersama-sama,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Pdt. Barus yang hadir mewakili Ketua Majelis Daerah GPdI Sumut-Aceh, menyampaikan refleksi mengenai aksi nyata yang telah dilakukan GPdI di tengah-tengah masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya saat menghadapi masa-masa sulit pascabencana.

“Sejak awal bencana terjadi, kami sudah datang memberikan penguatan dan bantuan kepada saudara-saudara yang terkena dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Oleh karena itu, kami tahu betul bagaimana kondisi masyarakat pada saat itu,” ungkap Pdt. Barus.

Di akhir penyampaiannya, ia memberikan pesan penguatan moral yang mendalam bagi seluruh jemaat yang hadir agar tetap teguh dalam situasi apa pun.

“Kami mengajak kita semua untuk tetap membesarkan semangat kita. Kita memiliki prinsip: biarlah kita kehilangan segalanya, tetapi jangan sampai kita kehilangan iman,” pungkasnya.

Turut hadir mewakili Danrem 023 KS, mewakili Kakan Kemenag Tapteng, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tapteng, Kaban Kesbangpol Tapteng, Plh Kadis Pertanian Tapteng, Plh Kadis Sosial Tapteng, Plh. Kadis Dukcapil Tapteng, Plh.

Kadis Pora Tapteng, Plh. Kasat Pol PP Tapteng, Kabag Kesra Tapteng, Ketua PGPI Tapteng, Ketua Majelis Wilayah GPdI Sibolga Tapteng, Ketua Majelis Wilayah GPdI Tapsel, Ketua Majelis Wilayah GPdI Madina, para Gembala dan Jemaat GPdI.


RN/Sefri F.Siahaan /red

Pos terkait