refubliknews com,- TAPANULI TENGAH — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tapanuli Tengah bersinergi dengan 25 UPT Puskesmas di seluruh wilayah Tapanuli Tengah menggelar aksi rutin pembagian masker gratis kepada masyarakat selama kabut asap masih terjadi. Langkah responsif ini diambil guna melindungi kesehatan warga dari paparan dampak kabut asap yang menyelimuti wilayah Tapanuli Tengah akibat Karhutla.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, S.Kep., Ns., M.Kes., AKK, dalam keterangannya pada Kamis, 15 Oktober 2026 menyampaikan bahwa aksi pembagian masker ini difokuskan pada titik-titik kegiatan warga dan area publik yang rawan terpapar kabut asap secara langsung.
“Pembagian masker di lapangan menyasar para pengguna jalan dan pengendara yang melintas di jalan raya, area pasar, permukiman rumah warga, kedai atau tempat kumpul warga, hingga lingkungan sekolah-sekolah,” ujar Lisnawati.

Upaya nyata ini dilakukan untuk membantu masyarakat meminimalkan risiko gangguan kesehatan saluran pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), akibat tingginya konsentrasi partikel debu dan asap di udara.
Selain membagikan masker secara masif melalui 25 UPT Puskesmas, Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah juga memberikan imbauan dan edukasi kesehatan kepada warga :
- Mengurangi Aktivitas Luar Ruangan : Mengimbau warga, khususnya anak -anak, lansia, dan kelompok rentan, untuk membatasi kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak.
- Penggunaan Masker Secara Benar: Memastikan masker selalu digunakan saat harus beraktivitas di luar ruangan.
- Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Meningkatkan konsumsi air putih, makan makanan bergizi, serta memperbanyak asupan buah dan sayur guna meningkatkan daya tahan tubuh.
Dinas Kesehatan mengimbau seluruh lapisan masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata agar segera mendatangi UPT Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis sedini mungkin.
RN/Sefri F.Siahaan/red






