refubliknews.com,- Jakarta – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra menjadi momentum konsolidasi nasional pasca mandat rakyat yang mengantarkan Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai Presiden Republik Indonesia. Mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP GEKIRA) menegaskan kesiapan seluruh kader untuk berada di garis depan mendukung agenda strategis pemerintahan demi persatuan dan kemajuan Indonesia.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam ibadah syukur HUT ke-18 Gerindra yang digelar di Sekretariat PP GEKIRA, Jumat (6/2/2026). Ibadah dipimpin Pendeta Jeirry Sumampow yang menekankan bahwa kasih dan pengabdian harus menjadi fondasi etika kekuasaan, nilai moral yang memastikan pemerintahan berjalan untuk kepentingan rakyat, bukan segelintir elite.
Ketua Umum PP GEKIRA Nikson Silalahi menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Gerindra memikul tanggung jawab sejarah untuk membuktikan bahwa kekuasaan politik dapat dikelola secara bermoral, inklusif, dan berpihak pada seluruh warga negara.
“Gerindra sejak awal dirancang sebagai partai nasionalis-religius, rumah bersama bagi seluruh elemen bangsa. Kini, setelah dipercaya rakyat memimpin negara, nilai itu harus diterjemahkan menjadi kebijakan negara yang adil, setara, dan berkeadaban,” ujar Nikson.
Menurut Nikson, keberadaan sayap-sayap partai berbasis keagamaan, termasuk GEKIRA, merupakan instrumen penting dalam menjaga kohesi sosial nasional di tengah keberagaman Indonesia. GEKIRA diposisikan bukan hanya sebagai kekuatan elektoral, tetapi juga sebagai jembatan moral antara negara dan masyarakat, khususnya umat Kristiani di berbagai daerah.
Dalam konteks pemerintahan nasional, Nikson mengajak seluruh kader GEKIRA untuk mengonsolidasikan kekuatan politik dan sosial guna memperkuat legitimasi dan stabilitas pemerintahan Presiden Prabowo, sekaligus mempersiapkan kemenangan Partai Gerindra pada Pemilu 2029 sebagai kelanjutan mandat rakyat.
Target mendorong minimal 12 kader GEKIRA duduk di DPR RI ditegaskan sebagai langkah strategis memperkuat fungsi legislasi dan pengawasan yang konstruktif terhadap jalannya pemerintahan, agar agenda pembangunan nasional tetap selaras dengan nilai kebangsaan dan keadilan sosial.
Lebih lanjut, Nikson menyerukan perlunya melakukan “re-install cara berjuang” dalam konteks negara yang kini dipimpin oleh kader Gerindra. Perjuangan tidak lagi sebatas advokasi dari luar kekuasaan, melainkan partisipasi aktif dalam memastikan negara hadir bagi seluruh warganya, menyingkirkan intoleransi, dan menjamin kesetaraan hak sebagai sesama anak bangsa.
Sejalan dengan arah tersebut, Sekretaris Jenderal PP GEKIRA Yeremias Ndoen menekankan bahwa agenda pemerintahan nasional juga harus berpijak pada kesadaran ekologis sebagai bagian dari tanggung jawab konstitusional negara.
“Merawat bumi adalah bagian dari tanggung jawab kenegaraan. Kader GEKIRA terpanggil untuk menjadi mitra yang konstruktif pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan berkeadilan,” tegas Yeremias.
Sebagai sayap partai, GEKIRA telah menunjukkan kontribusi nyata yang sejalan dengan agenda nasional, mulai dari program ketahanan pangan melalui pembangunan sawah baru di wilayah terdampak banjir, respons kebencanaan di Sumatra, hingga dukungan infrastruktur kesehatan dan perumahan di kawasan timur Indonesia, termasuk Sorong.
Menutup pernyataannya, Nikson menegaskan bahwa HUT ke-18 Gerindra bukan sekadar perayaan usia, melainkan titik awal fase baru perjuangan politik.
“Kompak dalam barisan, bergerak bersama rakyat, dan berdampak bagi negara, itulah makna sejati HUT ke-18 Gerindra bagi kami di GEKIRA,” pungkasnya.
Kegiatan HUT Gerindra di Sekretariat GEKIRA diakhiri dengan pembagian makan dan sembako bagi masyarakat sekitar dan yang melintasi kantor GEKIRA di bilangan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Rangkaian peringatan HUT Partai Gerindra yang digelar di Sekretariat GEKIRA ditutup dengan aksi sosial berupa pembagian paket makan siap saji dan sembako kepada masyarakat sekitar, termasuk para pengguna jalan yang melintas di depan Kantor GEKIRA, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan semangat gotong royong kader Gerindra bersama GEKIRA dalam berbagi kebahagiaan dengan warga di momentum hari jadi partai.
RN/ Sulaeman /red






