refubliknews.com – Purwakarta || Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta menggelar aksi damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Senin 22 Juni 2026. Aksi ini sebagai bentuk penolakan tegas terhadap rencana penghapusan Program Universal Health Coverage yang akan mengancam akses kesehatan warga miskin.
Koordinator Aksi, Asep Kurniawan alias Kang Fapet, menyatakan UHC masih menjadi satu-satunya harapan warga yang belum masuk DTKS maupun terdaftar BPJS Mandiri. “Kami menolak keras penghapusan UHC tanpa skema pengganti yang jelas. Menghapus UHC sama saja menutup pintu rumah sakit untuk rakyat kecil,” tegas Kang Fapet.
Aksi berjalan tertib dengan pengawalan humanis Polres Purwakarta. Hingga aksi berakhir, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dan pejabat Pemkab lainnya belum memberikan tanggapan resmi.
Pernyataan Sikap & Tuntutan Forum Ormas & LSM Kabupaten Purwakarta:
- Komitmen Mutlak Jaminan Kesehatan: Mendesak Bupati Purwakarta memberikan jaminan tertulis bahwa Program UHC tidak akan dihentikan atau dikurangi kuotanya.
- Fungsi Pengayoman: Menempatkan keselamatan dan kesehatan rakyat di atas kepentingan politik atau efisiensi birokrasi.
- Transparansi Anggaran Kesehatan: Mendesak Pemda bersama DPRD Purwakarta mengawal ketat alokasi anggaran kesehatan agar berpihak pada masyarakat kecil.
- Evaluasi Pelayanan Rumah Sakit: Menuntut perbaikan sistem rujukan dan pelayanan di RS agar pemegang kartu UHC tidak mendapat diskriminasi.
- Evaluasi Keuangan: Membenahi tata kelola keuangan daerah agar “Purwakarta Istimewa” bukan hanya jargon, dengan mengedepankan transparansi.
- Evaluasi Kebijakan: Menghentikan komunikasi satu arah dan membuka ruang dialog demokratis demi kondusivitas Purwakarta.
Forum Ormas & LSM Kabupaten Purwakarta akan terus mengawal isu ini. Jika tidak ada kepastian dan solusi berpihak kepada warga kurang mampu, kami tidak menutup kemungkinan menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar.
RN/Raffa Christ Manalu/red






