refubliknews.com
Tapteng,dugaan ketidak beresan dalam pendataan penerima bantuan jaminan hidup bagi korban bencana di kabupaten Tapanuli Tengah menjadi sorotan DPC LSM Elang Mas Tapteng.
Puluhan warga memberikan keluhan kepada DPC LSM Elang Mas Tapteng,untuk menyampaikan aspirasi terkait bantuan jaminan hidup (Jadup),untuk mempertanyakan penyaluran bantuan Jadup kepada pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah,yang dinilai tidak tepat sasaran.
Kunjungan DPC LSM Elang Mas Tapteng ke warga desa Rawa Makmur,dipicu munculnya daftar penerima bantuan yang dianggap jauh dari kondisi riil masyarakat dilapangan.Sabtu 14 Maret 2026.
Warga menilai banyak masyarakat yang benar benar membutuhkan,justru tidak terdaftar sebagai penerima bantuan.Kondisi tersebut memicu kekecewaan dan kemarahan warga yang merasa pemerintah tidak serius memperhatikan nasib masyarakat kecil.
Dugaan ketidak beresan data bantuan Jadup.Ketua DPC LSM Elang Mas Tapteng,Immer Silitonga,menanggapi hal tersebut,menjelaskan bahwa pihak desa sebelumnya telah menyerahkan seluruh data warga yang diusulkan sebagai penerima bantuan kepada pihak Dinas sosial Tapteng,ujarnya kepada awak media.
Roi Sandi Pandiangan bersama puluhan warga desa Rawa Makmur saat bertatap muka langsung dengan beberapa pengurus DPC LSM Elang Mas Tapteng didesa Rawa Makmur,menjelaskan bahwa,”semua data sudah kami serahkan ke pemerintah desa.Namun data penerima yang ditempelkan di warung warung tidak sesuai dengan data yang kami serahkan,”ujarnya.
Dana bantuan terdampak korban bencana sebahagian sudah menerima,sebahagian lagi belum menerima.Akibat ketidak beresan tersebut membuat warga mempertanyakan transparansi serta mekanisme penetapan penerima bantuan tersebut.bahkan masih ada warga yang belum masuk data tersebut.
Roi Sandi Pandiangan menambahkan dalam keterangannya,kejanggalan lain juga ditemukan dalam daftar penerima bantuan.Beberapa nama yang tercantum,bukan warga desa Rawa Makmur,melainkan dari wilayah lain.Hal ini semakin memperkuat kecurigaan warga,bahwa proses penetapan penerima bantuan tidak dilakukan secara terbuka dan tepat sasaran.
Salah seorang warga,ibu Boru Simamora,dengan nada kesal mempertanyakan logika pemerintah dalam menentukan penerima bantuan.”masih banyak warga yang benar benar susah,tapi justru tidak mendapatkan bantuan.Sementara warga yang sudah jelas terdampak bencana malah belum menerima bantuan.Ini sudah tidak masuk akal,”ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut,Ketua DPC LSM Elang Mas Tapteng,Immer Silitonga,dengan tegas menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam atas kejadian ketidak beresan dalam pendataan penerima bantuan jaminan hidup(Jadup).”Kami hadir disini untuk mendengar langsung dan memastikan keluhan masyarakat desa Rawa Makmur tersampaikan.Kami siap menjembatani komunikasi dengan pemerintah desa,dinas sosial Tapteng,bahkan ke kementerian sosial RI,demi mendapatkan solusi terbaik untuk bapak-ibu,”tegasnya dihadapan warga dan awak media.
Usai mengunjungi lokasi warga desa Rawa Makmur,rombongan DPC LSM Elang Mas Tapteng mendatangi kantor kepala desa Rawa Makmur,untuk bersilaturahmi sekaligus melakukan konfirmasi atas keluhan sejumlah warga desa Rawa Makmur,mengenai ketidak beresan pendataan penerima bantuan jaminan hidup.
Pada saat pertemuan langsung dengan PLT kepala desa Rawa Makmur di kantor kepala desa,Immer Silitonga mengutarakan semua keluh kesah sejumlah warga kepada PLT kepala desa terkait ketidak beresan pendataan penerima bantuan jaminan hidup.
PLT kepala desa Rawa Makmur,Mangintua Situmorang mengatakan bahwa,bantuan dari pihak kementerian sosial RI adalah bantuan untuk jaminan hidup(Jadup).dimana yang terdaftar namanya berkisar 103 kepala keluarga.Untuk tahap pertama ini hanya 26 kepala keluarga yang masih menerima uangnya,itupun jumlahnya bervariasi dan selebihnya mungkin ditahap kedua dan ketiga.Beliau juga menyampaikan bagi masyarakat atau warga yang belum terdaftar namanya,tolong diberikan datanya kepada kami.Agar kami pemerintah desa Rawa Makmur,mengajukan ke kementerian sosial melalui Dinas sosial kabupaten Tapanuli Tengah,”ujar kepala desa Rawa Makmur dengan nada yang ramah,kepada rombongan DPC LSM Elang Mas Tapteng.”
DPC LSM Elang Mas Tapteng,Immer Silitonga,”menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan proses pendataan penerima bantuan jaminan hidup bagi korban bencana di kabupaten Tapanuli Tengah hingga terealisasi dengan baik dan benar,tutupnya kepada sejumlah awak media”.
RN/Alisama.s/ red






