refubliknews.com, – Indramayu,Kekerasan kembali terjadi kepada Anak anak di lingkungan sekolah,perundungan atau bullying masih saja terjadi biarpun Pemerintah tidak henti hentinya menghimbau terutama kepada kepala sekolah untuk mengawasi perilaku anak anak didiknya.
peristiwa perundingan dengan kekerasan kali ini menimpa salah satu murid sekolah dasar negeri 3 Amis di kecamatan cikedung Kabupaten Indramayu bernama Willy (9 th) siswa kelas 3,yang mendapat kekerasan dari kakak kelasnya yang berinisial R (10 th)
Seringnya Willy mendapat kekerasan dari kakak kelasnya dan teman temannya diketahui kakeknya, kusmayadi dan bersama sama pihak sekolah sudah melakukan mediasi untuk menghentikan kekerasan yang dialami cucunya namun pada pada hari kamis (1/8/24) sekira pukul 9.30 WIB willy kembali mendapat perlakuan kekerasan dari R dengan memukul lehernya sebanyak tiga kali dari belakang hingga pingsan dan langsung dilarikan ke Puskesmas cikedung namun tidak bisa tertanangi dan di rujuk ke RSUD Indramayu.

Di dampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, kepala sekolah SDN. 3 Amis dan team medis, korban dibawa menuju RSUD Indramayu, namun di perjalanan nyawa korban tidak dapat terselamatkan.
Sementara itu keluarga korban terutama ibunya, masirih (36th) yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi tidak mengharapkan penyelesaian secara kekeluargaan, dia minta kasus kematian anaknya di selidiki pihak kepolisian secara tuntas.
Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu yang telah berusaha dan berupaya menjadikan kabupaten Indramayu sebagai daerah yang layak anak dengan mencegah serta memerangi perundungan, bullying, dan kekerasan seksual. Namun, langkah tersebut belum sepenuhnya efektif dan masih saja terjadi.
Sampai berita ini ditayangkan, kasus perundingan dengan kekerasan hingga meninggalnya korban, masih dalam penyelidikan Pihak Kepolisian
RN/sucipto/red






