refubliknews.com, || Purwakarta – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein memimpin langsung deklarasi dukungan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Deklarasi digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 di Taman Pasanggrahan Padjadjaran, Rabu 20/5/2026.
Momentum tersebut menjadi simbol komitmen bersama seluruh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, hingga elemen masyarakat dalam menjaga pelaksanaan penerimaan murid baru agar berjalan bersih dan sesuai aturan.
Om Zein bertindak sebagai pembina upacara Hari Kebangkitan Nasional yang berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh pendidikan, kepala sekolah, hingga organisasi pendidikan di Kabupaten Purwakarta.Dalam naskah deklarasi yang dibacakan bersama, seluruh pihak menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Mereka juga berkomitmen untuk tidak melakukan intervensi terhadap seluruh proses dan tahapan penyelenggaraan SPMB yang telah diatur dalam regulasi resmi pemerintah, serta siap mematuhi proses hukum apabila ditemukan pelanggaran.Deklarasi ini turut ditandatangani Bupati Purwakarta, Ketua DPRD, Dandim 0619/Purwakarta, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Sekda, Kepala Kemenag, Ketua Dewan Pendidikan, hingga Ketua AKSPI Kabupaten Purwakarta.
Om Zein menegaskan pendidikan merupakan hak seluruh anak bangsa yang harus dijaga bersama, sehingga proses penerimaan murid baru harus dilakukan secara terbuka, jujur, dan sesuai ketentuan. Pemerintah berharap deklarasi ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi benar-benar diwujudkan dalam praktik SPMB di lapangan.
RN/Raffa Christ Manalu/red






