refubliknews.com. TAPTENG – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tapanuli Tengah kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai garda terdepan pelayanan publik, khususnya dalam penanganan dampak pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah pada 25 November 2025 lalu.
Sejalan dengan arahan Bupati Tapanuli Tengah, ASN diharapkan tidak hanya hadir sebagai pelaksana tugas pemerintahan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang memiliki empati dan kepedulian sosial yang tinggi. Hal ini diwujudkan oleh ASN Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah melalui kegiatan penyerahan donasi kepada Lilis br.Tambunan salah seorang ASN Dinkes yang menjadi korban bencana alam dan kehilangan rumah beserta harta bendanya.
Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah. Bantuan yang diberikan merupakan hasil penggalangan donasi sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian antara pegawai.
Menurut keterangan salah seorang ASN, kegiatan kemanusiaan ini digagas dan diketuai oleh dr. Janri Nababan, yang merupakan staf Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah.
Aksi tersebut bertujuan untuk terus menjaga rasa empati, tidak hanya dalam melayani masyarakat yang terdampak bencana, tetapi juga terhadap rekan kerja yang mengalami musibah serupa.
Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan Dinas Kesehatan Tapteng juga menggandeng sejumlah donatur dari luar Kota Sibolga. Selain menyalurkan donasi, tim turut aktif dalam kegiatan kemanusiaan lainnya, seperti penyaluran beberapa unit tangki air bersih, alat filterisasi air, serta pelayanan pengobatan bagi masyarakat terdampak.
Pelayanan kesehatan tersebut difokuskan pada wilayah-wilayah yang terdampak cukup parah, termasuk daerah-daerah yang sempat terisolir akibat bencana. Kehadiran tim kesehatan di lapangan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mencegah munculnya penyakit pascabencana.
Dalam kesempatan itu, dr. Janri Nababan menyampaikan pesan moral yang menjadi semangat dalam setiap aksi kemanusiaan yang dilakukan.
“Jangan pernah lelah berbuat baik. Jangan pernah menghitung sudah berapa masyarakat yang dibantu, tetapi pikirkan berapa banyak lagi masyarakat yang akan kita bantu, khususnya pascadampak bencana yang baru terjadi beberapa waktu lalu,” pesannya.
Aksi solidaritas ini menjadi bukti nyata bahwa ASN Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga hadir dengan kepedulian dan empati di tengah masyarakat serta sesama ASN yang membutuhkan.
RN/sefri f.siahaan/red






