Apel Pelayanan Aksi Unras di Depan Kantor BPOM Johar Baru, Jakarta Pusat

Jakarta Pusat – Pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 12.27 WIB, jajaran Polsek Johar Baru melaksanakan apel pelayanan pengamanan aksi unjuk rasa (unras) di depan Kantor BPOM, Jl. Percetakan Negara No.23, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Aksi tersebut diikuti oleh sekitar 20 orang dari Komite Nasional Anti Korupsi dengan penanggung jawab Mujahir Sabihi. Massa menyampaikan tuntutan agar dilakukan pengusutan tuntas terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang dan permainan uang yang dilakukan oleh oknum BPOM.

Apel dipimpin oleh AKP Aris Setiyawan selaku Kapam Objek, dengan jumlah kekuatan pengamanan sebanyak 42 personel, terdiri dari 32 personel Polsek Johar Baru di bawah pimpinan Kapolsek Johar Baru serta 10 personel Pamdal yang dipimpin Bapak Wawan.

Dalam arahannya, Kapam Objek menekankan agar seluruh personel melaksanakan tugas pelayanan unras secara profesional dan humanis. Anggota diminta memahami kekuatan serta eskalasi situasi di lapangan, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta memastikan massa aksi tidak mengganggu arus lalu lintas dan lingkungan sekitar Kantor BPOM.

Selain itu, personel tertutup diminta memfasilitasi perwakilan massa untuk berkomunikasi dengan pihak internal agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik. Pengendali lapangan juga diminta membagi dan mengatur ploting anggota secara tepat, dengan pergerakan pasukan berdasarkan perintah langsung Kapam Objek guna menghindari gesekan sekecil apa pun.

Ditegaskan pula bahwa dalam pelaksanaan pengamanan unras, tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun senjata tajam, serta dilakukan antisipasi agar tidak terjadi pembakaran ban atau tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan berpendapat dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban. “Kami pastikan setiap aksi berjalan aman, tertib, dan hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tetap terlindungi,” ujarnya.

Kapolsek Johar Baru, Saiful Anwar, menambahkan bahwa seluruh personel telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. “Pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam pengamanan unjuk rasa, harus dilakukan secara profesional agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Pada pukul 12.40 WIB apel selesai, dilanjutkan dengan penempatan dan ploting anggota. Hingga kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

RN/Indah /red

Pos terkait