APBD 2024 Capai Rp 2,65 Triliun, Pj Bupati Purwakarta Beberkan Sejumlah Program Prioritas

refubliknews.com,
Purwakarta | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyepakati rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD tahun 2024 dalam agenda rapat paripurna.

Tak kurang dari 12 program prioritas akan di utamakan dalam KUA PPAS APBD tahun 2024 yang disepakati sebesar Rp 2,65 triliiun.

Dalam agenda rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Ahmad Sanusi itu dihadiri oleh sekitar 31 anggota dewan, dan juga masing-masing kepala dinas (Kadis) atau perwakilan OPD serta Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan, dikutip pada Rabu 25 Oktober 2023.

Penjabat atau Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan menuturkan, secara teknis pembahasan rancangan KUA dan PPAS ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Pada paripurna ini disepakati rancangannya bersama DPRD. Rancangan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rencana pembangunan daerah.

“Disepakati bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purwakarta Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp2,65 triliun,” tutur Benni.

Ia juga menyebutkan, bahwa pada KUA PPAS APBD 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta memiliki 12 program prioritas, dari 12 program tersebut, ada lima prioritas yang di utamakan dalam penggunaan anggaran APBD tahun 2024.

“Jadi ada yang sifatnya wajib diantaranya, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. Selain itu, kami juga akan fokus pada ketahanan pangan serta peningkatan kualitas reformasi birokrasi atau peningkatan pelayanan publik,” ujarnya.

Meski demikian, lima hal yang di utamakan itu tidak bermaksud untuk mengesampingkan prioritas yang sudah disepakati.

Tentu, kami juga akan fokus kepada penanganan stunting, lalu menekan penurunan angka kemiskinan hingga anggaran yang perlu disiapkan untuk pelaksanaan Pilkada pada tahun 2024 mendatang,” ucap Benni.

Benni berharap, penggunaan APBD tahun 2024 bisa tepat sasaran dan bisa dikelola dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

“Mudah-mudahan dari usulan yang kami sampaikan tadi, bahwa pemasukan sebesar Rp 2,6 Triliun itu bisa sesuai dengan pengeluaran sekitar Rp 2,6 Triliun juga. Tentu, itu tidak akan mengurangi semangat kami untuk terus meningkatkan pendapatan daerah,” demikian Benni Irwan.

Hal senada juga diungkapkan Sekda Purwakarta, Norman Nugraha. Menurutnya, dalam rancangan KUA dan PPAS 2024 tersebut ada 12 program prioritas.

“Dari 12 program itu ada lima program yang menjadi super prioritas Pemkab Purwakarta, yaitu reformasi birokrasi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pangan,” ungkap Norman Nugraha yang juga sebagai Ketua TAPD Kabupaten Purwakarta.

RN/raffa christ manalu/red

Pos terkait